Breaking News:

Berita Kendal

Baznas Kendal Patok Pendapatan Zakat dan Infaq 2021 Rp 13 miliar

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal mematok pendapatan zakat dan infaq 2021 tembus Rp 13 miliar.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rival al manaf
Baznas Kendal Patok Pendapatan Zakat dan Infaq 2021 Rp 13 miliar
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Baznas Kendal Target Zakat dan Infaq 2021 Rp 13 miliar

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal mematok pendapatan zakat dan infaq 2021 tembus Rp 13 miliar. Satu di antaranya hasil pengumpulan zakat dari para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Zakat dan Infaq Baznas Kendal, Nunuk Sarah Zaenubia mengatakan, target Rp 13 miliar diharapkan dapat terealisasi dengan memaksimalkan unit pengumpul zakat (UPZ) di masing-masing kecamatan. Termasuk memaksimalkan zakat dari para ASN Kendal.

Nunuk menjelaskan, pada 2019 lalu, pendapatan zakat di Kendal hanya tembus Rp 5,4 miliar. Jumlah ini bergerak naik pada 2020 mencapai Rp 9,3 miliar, meskipun tidak mencapai target yang diharapkan sebesar Rp 12 - 13 miliar.

Sedangkan pendapatan infaq dalam 3 tahun terakhir cenderung bervariatif. Berkisar antara Rp 150 - Rp 900 juta per tahun. 

"Kalau pendapatan infaq memang jumlahnya segitu-segitu saja. Kita  harapkan target 2021 ini meningkat dan tercapai Rp 13 miliar total zakat dan infaq," terangnya, Jumat (30/4/2021).

Khusus untuk zakat dari ASN saja, kata Nunuk, rata-rata mencapai Rp 700 - Rp 900 juta perbulan.

Hasilnya, dana zakat dan infaq yang terkumpul bakal disalurkan dengan metode penyaluran berdasarkan asnaf (golongan penerima zakat) dan program-program. Meliputi program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah advokasi. 

"Untuk penyaluran kita setiap bulan baik menyasar asnaf ataupun program-program. Seperti contoh program bantuan usaha, bantuan sembako, dan bantuan kemanusiaan lainnya," ujarnya. 

Pada April ini, lanjut Nunuk, pihaknya mengupayakan penyaluran zakat infaq hingga Rp 365 juta. Rinciannya, meliputi bantuan perbaikan talut di SDN Kutoharjo Rp 228 juta bekerjasama dengan Disdikbud dan DPUPR, bantuan warga miskin untuk penunjang kesehatan di sekitar Puskesmas Kangkung Rp 10,5 juta, Puskesmas Patebon Rp 12 juta, dan beberapa bantuan lain merata di Kabupaten Kendal berdasarkan usulan yang diajukan.

"Jadi bantuan yang disalurkan, pertama diusulkan kemudian diverifikasi. Macamnya banyak, ada bantuan penunjang kesehatan, usaha, tambahan penghasilan bagi warga miskin, termasuk bantuan penghasilan bagi guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT). Juga kategori lain semisal warga membutuhkan biaya pengobatan," terangnya. 

Sementara itu, Plt Kepala Baznas Kendal, Ubaidillah menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengumpulan zakat fitrah bagi 7.900 ASN di lingkungan Pemkab Kendal

Hasilnya akan disalurkan kepada para mustahiq dengan memberdayakan tenaga UPZ yang ada. "Untuk zakat fitrah di masing-masing daerah bisa disalurkan lewat kepanitiaan di masjid atau musala. Nanti panitia berkordinasi dengan UPZ terdekat sebagai penyalur zakat yang sudah dikumpulkan," jelasnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved