Breaking News:

Berita Banyumas

Erupsi Kawah Sileri Terjadi Tanpa Tanda Peringatan, Ancaman Serius Ketidaksiapan Masyarakat

Letusan ini melontarkan batuan dan lumpur dan diduga sebagai letusan freatik, yang tidak menimbulkan kerusakan dan korban secara signifikan

TribunJateng.com/Khoirul Muzaki
Dampak Letusan Kawah Sileri, Lahan Pertanian Menghitam 

Ia memaparkan bahwa setiap daerah beda-beda intensitas letusannya, studi kasus di Ontake, Jepang, terjadi letusan freatik besar yang menewaskan puluhan orang pada 2014.

Kasus di Kawah Sileri, Dieng memang tidak terlalu signifikan, akan tetapi jika tidak diantisipasi akan tetap membahayakan bagi masyarakat sekitar. 

Tidak lama setelah letusan di Kawah Sileri, statusnya kini kembali normal.

"Tergantung dari tubuh air dibawah permukaan dalam yang berinteraksi dengan sumber panas. 

Semakin besar kantong-kantong air yang berinteraksi dengan sumber panas (magma) di bawah permukaan maka letusan freatik maka lebih besar," terangnya. 

Dengan demikian menurutnya upaya-upaya mitigasi, pemantauan dan penelitian harus terus dilakukan demi mengurangi risiko.

"Yang harus dilakukan adalah terus melakukan monitoring yang lebih intensif di tempat-tempat yang sering terjadi lokasi letusan freatik. 

Kedua yang pastinya adalah studi penelitian mengenai lokasi yang berpotensi, mengalami letusan freatik," katanya. (Tribunbanyumas/jti) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved