Breaking News:

Larangan Mudik

Hindari Larangan Mudik, Penumpang Kapal di Tanjung Emas Naik 30 Persen

Peningatan pemudik asal luar pulau Jawa yang masuk via Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kian terlihat. 

Tribun Jateng/ Iwan
Suasana pulang kampung awal penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (30/4/2021). 

"Jangan sampai akibat larangan mudik menganggu suplai kebutuhan bahan pokok di pulau Kalimantan yang selama ini dipasok dari Pulau Jawa," paparnya. 

Kendati ada peningkatan jumlah penumpang, lanjut dia, penurunan penumpang terjadi dari pulau Jawa ke Kalimantan. 

Biasanya, perhari tujuan Jawa ke Kalimantan ada 200 penumpang. 

Namun masuk ke pulau tersebut termasuk ketat sehingga berpengaruh terhadap jumlah penumpang. 

Seperti   di Kalimatan Tengah tes PCR. 

Selanjutnya di Kalimatan Barat harus rapid test antigen. 

"Turun drastis biasanya 200 penumpang sekarang maksimal 50 penumpang. 

Baca juga: Setelah Minum Minuman Pemberian Teman, S Tidak Sadar, Bangun-bangun Sudah Telanjang Bulat

Baca juga: Jenderal Arab Saudi Ini Rela Pensiun Dini Demi Nikahi TKW Indonesia, Kisahnya Viral

Baca juga: Terminal Tipe A Pekalongan Sediakan GeNose untuk Pemeriksaan Covid-19 Gratis, 3 Penumpang Positif

Baca juga: Sate Beracun Bantul Diduga Salah Sasaran, Target Asli Enggan Menerima Bingkisan

Mungkin para penumpang enggan naik kapal sebab harga tes PCR nya lebih mahal daripada harga tiket kapal," terangnya.

Sementara penumpang kapal Sartiman mengatakan, memilih mudik lebih awal ke Kebumen lantaran adanya larangan mudik

Dia biasanya pulang ke kampung halaman di Kebumen H-7 lebaran. 

Tahun ini memang pulang di pertengahan puasa daripada tak bisa pulang akibat larangan pemerintah. 

"Tahun kemarin tidak bisa pulang tahun ini diusahakan pulang karena pandemi tak seperti tahun lalu. 

Nanti tetap isolasi mandiri 14 hari," tandasnya. (Iwn)

Penulis: iwan Arifianto
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved