Breaking News:

Berita Banjarnegara

Kekurangan Air Bersih Dampak Letusan Kawah Sileri, Warga Nekat Tembus Zona Bahaya Perbaiki Pipa

Letusan Kawah Sileri, Kamis malam (9/4/2021) menimbulkan kerugian bagi warga sekitar di Desa Kepakisan Kecamatan Batur, Banjarnegara

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Khoirul Muzaki
jaringan air bersih (pipa) ke Desa Kepakisan dari kawah Sileri putus karena erupsi 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Letusan Kawah Sileri Dieng, Kamis malam (9/4/2021) menimbulkan kerugian bagi warga sekitar di Desa Kepakisan Kecamatan Batur, Banjarnegara. 

Semburan lumpur dan batu panas memang tidak sampai ke pemukiman yang jaraknya kurang lebih 1,5 kilometer di desa itu. Tetapi masyarakat ikut menderita karenanya. 

Bagaimana tidak, kebutuhan air bersih warga di Dukuh Serangan Desa Kepakisan selama ini disuplai dari sumber mata air di Kawah Sileri. 

Sebanyak 600 pipa tersambung dari sumber mata air di komplek Kawah Sileri menuju pemukiman warga di Dusun itu.

Melalui instalasi itu, air bersih dan jernih dari kawah mengalir ke rumah-rumah warga dan fasilitas umum atau tempat ibadah. 

Ibrohim, warga Dusun Serangan Desa Kepakisan mengatakan, air bersih dari Kawah Sileri dialirkan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 90 keluarga di dusunnya.

Sumber mata air dari Kawah Sileri begitu berarti bagi penduduk di sekitarnya. 

Tetapi erupsi Kawah Sileri kemarin membuat sistem perpipaan itu rusak. 

"Air mati. Warga kekurangan air, " katanya

Pipa yang tersambung ke sumber mata air di kawah rusak atau patah karena letusan Kamis malam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved