Breaking News:

PT Semen Gresik

Momentum Ramadhan, SG Gelar Nuzulul Quran dan Santunan Anak Yatim

PT Semen Gresik (SG) melalui program SG Peduli menjadikan momentum Ramadhan tahun 2021 untuk meningkatkan kinerja dan semangat spiritualitas

IST
Kegiatan pemberian santunan dan bingkisan kepada 128 anak yatim yang secara simbolis dihadiri 20 perwakilan dalam Peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Rumah BUMN Rembang (Jumat, 30 April 2021). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - PT Semen Gresik (SG) melalui program SG Peduli menjadikan momentum Ramadhan tahun 2021 untuk meningkatkan kinerja dan semangat spiritualitas dengan kegiatan pemberian santunan dan bingkisan kepada 128 anak yatim.

Agenda tersebut mengusung tajuk Peringatan Nuzulul Quran dan Santunan Anak Yatim yang digelar di Rumah BUMN Rembang.

Selain dihadiri perwakilan manajemen SG, kegiatan yang bernuansa islami dan penuh keakraban ini diikuti anak yatim piatu di sekitar lingkungan perusahaan.

Mengingat situasi pandemi Covid-19, dari total 128 anak yang disantuni, secara simbolis hanya didatangkan 20 anak ke Rumah BUMN.

Menurut Kepala Unit Komunikasi dan CSR SG Dharma Sunyata, santunan anak yatim melalui program SG Peduli ini sebagai komitmen SG untuk senantiasa memberikan manfaat kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Rembang, khususnya kepada anak yatim piatu pada bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Penyampaian tausiyah oleh ustad Ahmad Mujid dari Desa Tegaldowo dan didampingi oleh tim CSR PT Semen Gresik.
Penyampaian tausiyah oleh ustad Ahmad Mujid dari Desa Tegaldowo dan didampingi oleh tim CSR PT Semen Gresik. (IST)

"Kami akan selalu berusaha hadir di tengah - tengah mereka, anak yatim piatu ini, agar mereka juga merasakan keberkahan dan suka cita di bulan suci ini bersama kami," tandas Dharma dalam siaran persnya, Sabtu (1/5).

Menurut Dharma, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun, namun karena masa pandemi Covid-19, program SG Peduli berupa kegiatan santunan anak yatim pada tahun 2021 ini dilaksanakan dalam pembatasan protokol kesehatan.

Para peserta pun diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Diakuinya, pandemi Covid-19 memang telah mengoyak sendi-sendi ekonomi dan hubungan sosial antar manusia.

Meskipun demikian, kondisi ini jangan sampai membuat patah semangat, justru dijadikan momentum berbagi dengan sesama, salah satunya melalui pemberian santunan.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved