Breaking News:

Berita Sragen

Selama Safari Ramadan Pemkab Sragen, 12.669 Paket Sembako Senilai Rp 1,2 Miliar Dibagikan

Mengakhiri safari ramadan, Pemkab Sragen bagikan sembako becak kayuh, becak motor, kuli panggul, petugas kebersihan hingga PKL di Pendopo Sumonegaran

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Mengakhiri safari ramadan, Pemkab Sragen bagikan sembako becak kayuh, becak motor, kuli panggul, petugas kebersihan hingga PKL di Pendopo Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen, Jumat (30/4/2021).

Setidaknya sebanyak 1.669 paket sembako telah dibagikan sejak pukul 07.00 hingga selesai. Pembagian sendiri dilaksanakan secara drive thru sehingga penerima tidak perlu turun kendaraan.

Dari pintu masuk, dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh petugas Satpol-PP Sragen, penerima yang didapati tidak mengenakan masker akan diberi masker medis oleh petugas.

Setelahnya mereka memberikan kupon dan menukarnya dengan satu paket sembako. Satu paket sembako tersebut berupa beras, minyak goreng, teh, mie instan, gula pasir dan telur.

Kabag Kesejahretaan rakyat (Kesra), Dwi Agus Prasetyo mengatakan pembagian sembako di pendopo memang menjadi puncak kegiatan safari ramadan.

Sebelumnya telah diberikan di tingkat kecamatan yang dihadiri Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Dedy Endriyatno.

"Jika ditotal ada sebanyak 12.669 paket sembako yang diberikan selama safari ramadan. Dengan indeks rata-rata sembako Rp 100 ribu per paket, jika di total Rp 1,2 miliar," katanya.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan dana tersebut diambil dari sedekah para ASN yang terkumpul dalam program Matra.

"Semoga apa yang kita bisa salurkan untuk kebutuhan masyarakat di Ramadan ini bermanfaat, berkah, barokah," katanya.

Yuni melanjutkan pihaknya berkeliling di setiap Kecamatan dimana satu desa di setiap Kecamatan. Data penerima tersebut berasal dari DTKS.

Penerima bantuan dibanding tahun lalu dikatakan Yuni pasti berubah, mengingat data fleksibel berubah sewaktu-waktu. Yuni mengatakan penerima juga tepat sasaran.

"Saya kira karena semua sudah tergabung dalam paguyuban-paguyuban dan kita memang sudah ngecek berhak menerima atau tidak, insyaallah tepat sasaran," katanya. (uti)

--

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved