Breaking News:

Berita Banyumas

10 Desa Penerima Bantuan Akses Internet Pitalebar Dapat Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM

10 Desa penerima bantuan akses internet Pitalebar dari Kemenkominfo mendapatkan pelatihan.

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Pelatihan peningkatan kapasitas SDM bagi pelaku UMKM di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, pada Jumat (30/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Sebanyak 10 Desa penerima bantuan akses internet Pitalebar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapatkan pelatihan dan pendampingan peningkatan kapasitas SDM bagi pelaku UMKM, Jumat (30/4/2021). 

Direktorat Pengembangan Pitalebar, Kem

Pelatihan peningkatan kapasitas SDM bagi pelaku UMKM di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, pada Jumat (30/4/2021).
Pelatihan peningkatan kapasitas SDM bagi pelaku UMKM di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, pada Jumat (30/4/2021). (TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati)

enterian Kominfo mempunyai tugas melakukan percepatan internet fix broadband, yaitu internet transmisi menggunakan fiber optik. 

Dalam rangka percepatan itulah Kominfo khususnya Direktorat Pitalebar mempunyai program bantuan internet kepada pelaku UMKM di Desa selama enam bulan. 

Pelatihan kapasitas SDM bagi pelaku UMKM diikuti kurang lebih 225 peserta dari 10 Desa di Indonesia, dan pelatihan dipusatkan di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas

Direktur Pengembangan Pitalebar Ditjen PPI Kemeterian Kominfo, Marvel Situmorang mengatakan perlunya kesiapan dari pelaku usaha untuk dapat memanfaatkan infrastruktur dan komunikasi dalam meningkatkan kualitas kehidupan. 

Terutama di masa pandemi ini, pemanfaatan jaringan internet sangat penting untuk membantu kelompok masyarakat UMKM agar dapat bertahan menambah jumlah pelanggan. 

"Ketika pelaku UMKM punya akses internet maka dapat menunjang kapasitas usahanya. Program ini sudah dilakukan sejak 2018 dan ini adalah tahun ke empat yang kami targetkan ada 688 penerima bantuan akses internet dari beberapa provinsi dan kabupaten kota," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, memalui zoom meeting, Jumat (30/4/2021). 

Direktorat Pengembangan Pitalebar Kemeterian Kominfo, juga bersinergi dengan Kementerian Desa, Kementerian Pariwisata, dinas terkait, dan para pendamping. 

Ada empat fokus utama yang ingin dicapai, yaitu penyediaan akses internet, keberlanjutan penggunaan internet, memaksimalkan sosial media untuk hal-hal produktif dan digitalisasi ekonomi di daerah. 

"Harapannya adalah meningkatkan penetasi broadband, bahwa UMKM perlu dibantu dari sisi pola pemasaran dari yang konvensional bisa masuk ke Marketplace.  Ini menjadi triger bagi pelaku UMKM yang lain, ketika melihat kesuksesan rekannya yang sudah digital dalam pemasaran," terangnya. 

Sementara itu, Koordinator Ekosistem Pitalebar Direktorat Pengembangan Pitalebar, Dani Suwardani menambahkan bantuan akses ineternet kepada pelaku UMKM yang diberikan tidak selamanya. 

Setelah enam bulan pemberian akses internet diharapkan ada keberlanjutan untuk berlangganan internat secara mandiri.

"Manfaat internet untuk meningkatkan skala usaha UMKM atau marketing secara online.  Misal pembayaran secara online, membuat foto produk, membuat tulisan di media sosial, supaya menarik," tuturnya. (*) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved