Breaking News:

Berita Regional

Benarkah Munarman Eks FPI Bebas? Ini Jawaban Kombes Pol Ahmad Ramadhan

Polri menyatakan pihaknya akan melepaskan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman bila tidak terbukti terlibat terorisme.

Editor: galih permadi
Istimewa
Munarman ditangkap Densus 88 Selasa 27 April 2021. 

TRIBUNJATENG.COM - Polri menyatakan pihaknya akan melepaskan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman bila tidak terbukti terlibat terorisme.

Penyidik Densus 88 disebut memiliki waktu 21 hari untuk membuktikannya.

Hal ini disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan seperti dilansir oleh Tribunnews.com, Sabtu (1/5).

Baca juga: BN Bikin Bingung Lanal, Menyerahkan Diri Ketakutan Setelah Komentar Negatif Terkait KRI Nanggala

Baca juga: Wajah Cewek Penghina Gilang Dirga Soal Belum Dapat Momongan, Sempat Dikira Gadis Asal Wonogiri

Baca juga: Wari Kebumen Ditemukan Meninggal Membusuk di Semarang, Ini Kata Kompol Gali Atmaja

Baca juga: Inilah Sosok Lily Sofia Istri Kedua Munarman yang Terekam CCTV Hotel: Menikah 2008, Punya Satu Anak

Ahmad mengatakan, penyidik Densus 88 memiliki waktu sebanyak 21 hari atau tiga pekan.

Sehingga dalam waktu tersebut, bila penyidik tak bisa membuktikan Munarman terlibat terorisme, maka Polri akan melepaskan eks pentolan FPI itu.

Dijelaskan Ahmad, aturan itu tercantum di dalam Pasal 28 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang nomor 5 Tahun 2018 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme.

"Penyidik Densus 88 memiliki waktu sebanyak 21 x 24 jam. Kalau 21 x 24 jam belum bisa membuktikan maka penyidik harus melepas," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu (1/5/2021).

Lebih lanjut, ia menyampaikan aturan ini berbeda dengan penangkapan tersangka yang terlibat di dalam dugaan tindak pidana umum biasa.

Dalam tindak pidana biasa, penyidik hanya memiliki waktu 1x24 jam untuk membuktikannya.

"Itu bedanya dengan hukum acara pidana, hanya 1 hari atau 1 x 24 jam. Ketika tindak pidana umum setelah 1 x 24 jam tidak cukup bukti maka yang bersangkutan harus dilepas," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved