Breaking News:

Gibran Nonaktifkan Lurah Gajahan Pungli Zakat

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menonaktifkan Lurah Gajahan karena pungli zakat.

Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. 

SOLO - Pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oknum Linmas Kelurahan Gajahan dengan modus penarikan zakat beberapa waktu lalu menyita perhatian publik. 

Dengan bermodal surat bertandatangan Lurah Gajahan berinisial S, mereka berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 11,5 juta. 

Praktik tersebut kemudian terbongkar lewat aduan salah seorang warga yang langsung didengar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Gibran langsung memanggil S untuk dimintai keterangan dan klarifikasi.

Sementara oknum Linmas dipanggil pemerintah kecamatan Pasar Kliwon. 

Alhasil, S dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Lurah Gajahan dan para oknum Linmas mendapat surat peringatan (SP) 1.

Praktik pungli itu ditanggapi Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa.

Ia mengungkapkan itu merupakan 'tradisi' yang sudah puluhan tahun berlangsung, dan mengakar.

"(Sejak) zaman Orde Baru," ungkap Teguh, Sabtu (1/5/2021).

Saat itu, modus yang dipakai bukan penarikan zakat, melainkan uang peringatan hari raya, seperti 17 Agustus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved