Breaking News:

Berita Semarang

Magister Psikologi USM Gelar Kuliah Umum Tantangan Pendidikan di Perkotaan Saat Pademi

Magister Psikologi Universitas Semarang (USM) menggelar kuliah umum dengan tema "Tantangan Pendidikan di Perkotaan di Masa Pademi" secara daring, Sabt

Istimewa
Muhammad Abd Hadi Bin Bunyamin PhD dari UTM Malaysia, menyampaikan materi dalam kuliah umum yang digelar Magister Psikologi USM, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Magister Psikologi Universitas Semarang (USM) menggelar kuliah umum dengan tema "Tantangan Pendidikan di Perkotaan di Masa Pademi" secara daring, Sabtu (1/5/2021). Sekitar 150 peserta mengikuti kuliah umum tersebut.

Kuliah umum yang dibuka oleh Ketua Program Studi Magister Psikologi USM, Mulya Virgonita W itu menghadirkan narasumber Muhammad Abd Hadi Bin Bunyamin PhD dari UTM Malaysia, dekan Fakultas Psikologi USM, L Rini Sugiarti.

Muhammad Abd Hadi menyampaikan tema "Education Issues In Urban School During The Pademic: Long –Term Solutions". Sementara L Rini Sugiarti dalam penyampaian materinya menjelaskan mengenai "Student Challenges in facing the pandemic period/ digital era".

Rini mengungkapkan, lebih dari 120 negara telah memberlakukan pembatasan pada interaksi sosial melalui penutupan sekolah yang mempengaruhi 1,6 juta siswa di seluruh dunia.

"Indonesia telah menutup semua sekolah/ perguruan tinggi sejak awal Maret tahun lalu sehingga 60 juta siswa tidak dapat bersekolah," ungkap Rini.

Menurutnya, sebagai siswa harus bisa menghadapi pandemi ini sebagai tantangan yang harus dihadapi karena pendemi covid -19 belum tau kapan berakhirnya.

"Jadikan pandemi ini sebagai masa percepatan era digital, oleh karena itu dibutuhkan pribadi-pribadi yang aware terhadap teknologi, kemauan untuk belajar, ketahanan dalam menghadapi berbagai macam tekanan serta inovatif dan kreatif," terang Rini.

Narasumber lainnua yaitu alumni Magister Psikologi USM, Ayuk Sulistyowati. Ia menyampaikan materi mengenai tantangan pendidikan perkotaan pendidikan adalah tuntunan di dalam hidup tumbuh kembang anak-anak.

"Pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya," ungkap Ayuk.

Ia menambahkan, tantangan pendidikan saat ini fokus pembangunan SDM. Kemendikbud telah menekankan pendidikan karakter menjadi prioritas pada jenjang pendidikan dasar, serta penyiapan generasi yang cakap dan terampil melalui jenjang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, ini selaras dengan visi presiden tentang pembangunan karakter bangsa, budi pakerti, sopan santun, nilai-nilai etika, dan agama menjadi perhatian dunia pendidikan ke depan. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved