Breaking News:

Berita Kudus

Bupati Kudus HM Hartopo: Makam Harus Seperti Taman Biar Peziarah Nyaman

Bupati Kudus mengharapkan makam-makam di Kota Kretek tak lagi dipandang sebagai tempat yang menyeramkan.

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Bupati Kudus HM Hartopo (nomor dua dari kiri) meninjau bersih-bersih Makam Ploso, Desa Ploso, Kecamatan Jati. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo mengharapkan makam-makam di Kota Kretek tidak lagi dipandang sebagai tempat yang menyeramkan. Pemikiran seperti itu harus diubah. Satu di antaranya melalui cara menata makam harus indah supaya orang-orang bisa nyaman dengan makam.

"Kita mulai dari hal kecil, yakni soal kebersihan dan kerapian di makam. Kita tidak ingin ada tanaman liar di area makam ahli kubur kita. Area makam harus bersih, rapi, dan punya estetika," kata Hartopo, Minggu, (2/5/2021).

Pihaknya bersama Dinas PKPLH, pihak kecamatan, dan desa secara bersama-sama membersihkan makam. Adapun dua makam yang dibersihkan Makam Ploso di Desa Ploso Kecamatan Jati dan Makam Kaliputu, Kecamatan Kota.

Hartopo mengatakan ke depan, acara bersih-bersih makam akan dirutinkan. Sehingga diharapkan bisa menggugah gotong-royong masyarakat.

Menurut, momen menjelang lebaran ini penatan makam harus mulai dilakukan. Karena pada momen tersebut banyak sanak saudara ziarah ke makam ahli kubur masing-masing.

"Pemerintah ingin hadir di tengah-tengah masyarakat agar tradisi  ziarah kubur bisa dijalankan secara khusyu' dan nyaman," ujarnya.

Untuk itu, Hartopo menginginkan makam harus rapi dan bersih. Dengan demikian selain peziarah nyaman, juga bisa menjadi tempat destinasi wisata religi di Kota Kudus.

Menurut Hartopo, kalau makam sudah bersih dan indah, masyarakat tidak lagi memandang makam dengan perasaan ngeri. Makam juga tidak lagi dianggap sebagai tempat menyeramkan. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved