Breaking News:

Berita Semarang

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar Tidak Yakin Data Pemudik Valid

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar tidak data jumlah pemudik yang masuk ke Semarang valid.

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar  terangkan layanan berbasis IT yang diluncurkan Polrestabes Semarang  

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan tidak data jumlah pemudik yang masuk ke Kota Semarang valid.

Dari data command center Polrestabes Semarang yang terhubung  data aplikasi Sidatang menyebutkan jumlah pemudik yang  terdeteksi  berjumlah 185 orang dan yang tidak terdeteksi 130 orang.

Menurut Kapolrestabes, 185 pemudik yang terdata tersebut melalui jalur darat.

Mereka tercatat di sembilan pintu penyekatan di Kota Semarang.

"Posko penyekatan tidak semua kendaraan dihentikan.

Hanya skala prioritas baik itu mencurigakan atau plat nomornya dari luar kota," ujar dia saat meluncurkan pelayanan berbasis IT di Mapolrestabes Semarang, Senin (3/5/2021).

Menurut dia, ada cara lain mencatat pemudik yang datang yakni cara manual setiap Ketua RT mencatat pemudik yang datang. 

Kemudian Dinas Kesehatan kota Semarang dapat mengintergrasikan aplikasi Sidatang dengan aplikasi electronic Health Alert Card (eHAC)  yang ada di bandara maupun stasiun.

"Jadi kemana-mana bisa kelihatan.

Saya sudah menyarankan ke Dinas Kesehatan dan sudah dikomunikasikan untuk diintergrasikan.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved