Breaking News:

Penanganan Corona

Mulai 6 Sampai 17 Mei Dilarang Mudik ke Banyumas, Masih Nekat Karantina di GOR Satria Purwokerto

Munculnya klaster tarawih membuat Pemkab Banyumas mengambil langkah-langkah pengetatan protokol kesehatan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Suasana karantina GOR Satria Purwokerto, hari ini, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Munculnya klaster tarawih membuat Pemkab Banyumas mengambil langkah-langkah pengetatan protokol kesehatan. 

Berdasarkan hasil rapat secara virtual, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan jika pelaksanaan tarawih baik di musala maupun masjid harus diperketat.

Pelaksanaan tarawih di musala dan masjid, setiap jemaah wajib memakai masker, menjaga jarak dan membawa sajadah sendiri. 

Temuan kluster Tarawih terjadi di dua desa pada Dua Kecamatan yakni di Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor, dimana terakhir ada lebih dari 44 orang dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede dengan kabar terakhir tujuh orang dinyatakan positif Covid-19.

Pengetatan juga dilakukan pada saat perayaan Idul Fitri nanti. 

Masyarakat juga tidak diperbolehkan untuk takbir keliling. 

"Salat Ied diperbolehkan, asalkan sudah mengantongi izin dari Satgas Covid Kecamatan ataupun Kabupaten," ujar Husein kepada Tribunbanyumas.com, Senin (3/5/2021). 

Tidak hanya terkait salat saja, ada juga poin terkait arus mudik Lebaran.

Mulai 1 sampai dengan 5 Mei 2021, pemudik yang datang sebelum masuk rumah harus membawa hasil swab antigen dengan hasil negatif. 

"Jika tidak, mereka harus swab antigen di Puskesmas terdekat yang akan dibuka 24 jam, bagi yang tidak mampu, bisa gratis dengan rekomendasi dari desa," katanya. 

Kemudian bagi yang mampu diwajibkan membayar swab sendiri dengan kisaran harga Rp 70-80 ribu. 

Mulai 6-17 Mei 2021 masyarakat dilarang untuk mudik. 

Pihak Pemkab Banyumas akan memperketat protokol pengamanan. 

"Jika ada pemudik yang tetap nekat, akan langsung dikarantina di Baturraden atau di GOR Satria Purwokerto, hingga kemudian menjalani swab," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved