Breaking News:

Berita Kudus

Aliansi Mahasiswa Kudus Gelar Aksi Damai di Simpang Tujuh, Desak Penyelenggaraan PTM

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kudus menggelar aksi damai di Simpang Tujuh, tepatnya di depan Pendopo Pemkab Kudus, Senin,

(TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN).
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kudus menggelar aksi damai di Simpang Tujuh, di depan Pendopo Pemkab Kudus, Senin, (3/5/2021). 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kudus menggelar aksi damai di Simpang Tujuh, tepatnya di depan Pendopo Pemkab Kudus, Senin, (3/5/2021).

Aksi tersebut ditujukan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei.

Koordinator umum aksi tersebut, Ahmad Dakhilur Royan mengatakan, aksi ini diikuti BEM UMK, IMM, HMI,  PMII, dan LSR.

Baca juga: Indahnya Ngabuburit di Taman Patung Jerami Gili Lori Banjarnegara

Baca juga: Bau Mulut Mengganggu? Ini 10 Cara Paling Ampuh Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa Ramadhan

Baca juga: Larang Orang Salat Pakai Masker, Pengurus Masjid Bekasi Ternyata Pernah Ditegur Polisi

Baca juga: Mendekati Hari Lebaran, Pusat Perbelanjaan Kian Mengalami Peningkatan Kunjungan

Dia menyampaikan dalam aksi ini pihaknya menyampaikan enam tuntutunan kepada pemangku kebijakan.

"Laksanakan vaksinasi secara merata agar pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan, sahkan RUU-PKS,  wujudkan ruang akademik yang demokratis dan bebas dari kekerasan seksual, menolak berbagai bentuk kriminalisasi terhadap aktivis pro demokrasi, cabut omnibus law, bayarkan THR kepada buruh secara penuh dan tepat waktu," kata Royan membacakan tuntutan.

Menurutnya, satu di antara poin itu menyangkut pembelajaran tatap muka.

Pihaknya mendesak pemerintag melakukan vaksinas secara merata sehingga mahasiswa tidak lagi mengikuti pembelajaran daring.

Baca juga: Memaknai Peringatan Nuzulul Quran di Bulan Ramadan dengan Memuliakan Alquran di Malam Istimewa

Baca juga: Dandim 0722/Kudus Bagikan Takjil Selama Lima Hari Terakhir Bulan Ramadan

Baca juga: Ini Tanda-tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar, Cuacanya Tenang dan Udaranya Segar

"Pembelajaran daring kurang maksimal. tidak tentu dapat bantuan kuota. Kemudian sistem baru dan belum bisa menyesuaikan. Untuk mahasiswa tingkat akhir, kalau cepet pengen lulus tidak bisa," imbuhnya.

Untuk itu, kata dia, Aliansi Mahasiswa Kudus meminta pemerintah secepat mungkin melakukan vaksinasi terhadap mahasiswa.(yun).

Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved