Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 1

Benarkah Joko Ribowo Hengkang dari PSIS Semarang? Ini Jawaban Jokri

Penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo mengaku banjir tawaran hengkang jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2021.

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Joko Ribowo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo mengaku banjir tawaran hengkang jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2021.

Tawaran tersebut didapatkan Jokri, demikian sapaan akrabnya bukan hanya dari klub Liga 1 melainkan juga klub Liga 2.

Seperti diketahui, saat ini para pemain Mahesa Jenar selain masih diliburkan, mereka juga dalam proses renegosiasi dengan manajemen PSIS.

Hal ini juga diungkapkan pelatih PSIS Dragan Djukanovic ke awak media di Malang pasca laga babak delapan besar Piala Menpora 2021, bahwa para pemain melakukan renegosiasi jelang persiapan menghadapi Liga 1.

Pada waktu itu, Dragan mengungkapkan harapannya agar semua pemain bisa dipertahankan.

Terkait dengan tawaran yang diterima Jokri, mantan penjaga gawang Persema Malang dan Arema FC tersebut memilih memprioritaskan PSIS.

Ia saat ini mengaku setia menunggu kabar dan kejelasan dari manajemen.

Jokri diketahui masih memiliki kontrak dengan PSIS hingga kompetisi musim 2022.

"Sejauh ini manajemen belum ada kelanjutannya seperti apa, jadi saya sendiri juga belum tahu.

Bagi saya, kalau memang masih dibutuhkan ya tetap bertahan di PSIS," kata Jokri, Selasa (4/5/2021).

"Kalau tidak, baru cari tim lain.

Ada banyak yang memberikan tawaran ke saya.

Tim dari Liga 1 ada dan Liga 2 juga banyak," imbuhnya.

Sembari menantikan kabar manajemen, Jokri saat ini fokus berlatih sekaligus menjadi mentor bagi pesepakbola muda di Pati lewat program yang ia bentuk yakni Pati Private Training.

Ilmu yang ia dapatkan lewat kursus lisensi kepelatihan hingga level C AFC nampaknya sangat dimaksimalkan pemain berusia 31 tahun tersebut.

"Saya banyak habiskan waktu di Pati.

Berkumpul dengan keluarga latihan dengan siswa di Akademi.

Puasa juga tetap latihan dengan porsi intensitas dikurangi, sentuhan tidak sekencang waktu normal.

Dalam seminggu bisa lima sampai enam kali latihan, jamnya mendekati waktu berbuka puasa," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved