Breaking News:

Penanganan Corona

Dinkes Buka Vaksinasi Drive Thru bagi Masyarakat Umum di Balai Kota Semarang, Simak Syaratnya

Dinas Kesehatan Kota Semarang mulai memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi

TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Petugas Dinas Kesehatan Kota Semarang melayani vaksinasi drive thru di halaman Balai Kota Semarang, Senin (4/5/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang mulai memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi melalui sistem layanan tanpa turun atau drive thru.

Pelayanan drive thru bagi masyarakat dibuka di halaman Balai Kota Semarang mulai Senin (3/5/2021) malam. Vaksinasi dibuka Senin - Jumat pukul 19.00 - 21.00

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, pihaknya telah memohon izin kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, untuk memakai halaman balai kota guna pelayanan drive thru.

Vaksinasi drive thru di balai kota dibuka untuk masyarakat umum ber-KTP Kota Semarang.

Syaratnya, satu non lansia harus membawa dua lansia dengan mendaftarkan diri melalui http://victori.semarangkota.go.id.

"Satu non lansia harus bawa dua lansia. Kalau tidak bawa dua lansia, silakan balik kanan. Bawa lansia wajib karena tahap dua ini masih kami peruntukan untuk lansia," papar Hakam, Selasa (5/5/2021).

Hakam menyebut, vaksinasi drive thru yang dilakukan di Puskesmas Pandanaran sebelumnya bisa mencapai 33 sasaran per malam. Kali ini, dia menargetkan vaksinasi drive thru di balai kota bisa melayani 50 sasaran per malam.

Dia berharap, upaya drive trhru ini dapat mempercepat vaksinasi bagi lansia. Pasalnya, vaksinasi lansia baru menyentuh 60 persen atau sekitar 83 ribu sasaran dari total 190 sasaran lansia. Adapun secara keseluruhan, vaksinasi tahap dia sudah mencapai 75 persen dari total 330 sasaran.

Menurutnya, terdapat sedikit kendala dalam melakukan vaksinasi lansia yakni banyak isu yang beredar mengenai efek vaksinasi. Hal itu membuat beberapa lansia cukup ketakutan. Vaksinasi lansia di beberapa wilayah masih rendah. 

Dia kembali menekankan kepada masyarakat bahwa vaksin yang diprogramkan pemerintah aman dan halal.

"Vaksinasi lansia di Genuk baru 18-20 persen. Gunungpati juga masih rendah. Wilayah ke arah perifer agak susah," sebutnya.

Seorang warga, Asiatun mengaku senang dapat mengikuti vaksinasi drive thru. Dia mengetahui vaksiansi drive thru dari PKK RT dimana ia tinggal. Menurutnya, ini menjadi terobosan yang bagus dalam pelayanan vaksinasi karena lebih cepat tanpa mengantre panjang.

"Saya kesini sama suami dan anak saya. Pelayanannya mudah, cepat, tidak mengantre jadi tidak ada kerumunan. Tadi saya hanya menunjukan KTP saja," ucapnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved