Breaking News:

Berita Semarang

Memaknai Peringatan Nuzulul Quran di Bulan Ramadan dengan Memuliakan Alquran di Malam Istimewa

Dalam bulan Ramadan, terdapat malam-malam yang istimewa, yaitu lailatul qadar yang disebut sebagai malam yang lebih baik dibanding seribu bulan.

TRIBUN JATENG
pengasuh Pondok Pesantren Daarul ‘Ilm Mijen Kota Semarang, Al Habib Muhammad bin Farid Al-Mutohar 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam satu bulan Ramadan, terdapat malam-malam yang istimewa, yaitu Nuzulul Quran atau malam turunnya Alquran dan lailatul qadar yang disebut para ulama sebagai malam yang lebih baik dibanding seribu bulan.

Beragam cara dimanfaatkan seluruh umat muslim untuk mendapatkan keberkahan saat Nuzulul Quran maupun malam lailatul qadar. Mulai dari menggelar santunan, bakti sosial, hingga mengaji malam.

Terkait Nuzulul Quran, pengasuh Pondok Pesantren Daarul ‘Ilm Mijen, Al Habib Muhammad bin Farid Al-Mutohar memaparkan, Nuzulul Quran sangat berkaitan dengan lailatul qadar. Dalam Nuzulul Quran sendiri, Allah menurunkan Alquran dua kali.

"Pertama diturunkan langsung dan lengkap 30 juz dan yang kedua diturunkan secara bertahap kepada Rasulullah SAW," kata Habib Muhammad, dalam pengajian di Masjid Baitur Rasyid, komplek Kampus USM, kemarin.

Turunnya Alquran tersebut sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah SWT yang bunyinya, "Sesungguhnya kami turunkan Alquran di malam lailatul qadar, yang diturunkan di lauhul mahfudz di langit".

Yang kedua, katanya, Allah menurunkan Alquran dari lauhul mahfudz ke bumi melalui perantara Malaikat Jibril ke Nabi Muhammad SAW. Untuk turunnya ini tidak sekaligus, namun berangsur-angsur.

"Turunnya sesuai peristiwa yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW. Misalnya pada saat terjadi perang Badar. Saat itu turunnya ayat-ayat Alquran melalui Malaikat Jibril tentang perang Badar," urainya.

Periode turunnya Alquran mulai diterima saat Nabi Muhammad SAW berusia 40 tahun. Secara bertahap, seluruh isi Alquran diterima atau diturunkan kepada Nabi Muhammad selama 23 tahun.

"Penurunannya pada bulan Ramadan juga. Jadi bulan Ramadan itu sangat istimewa. Bulan puasa, bulan dilipatgandakan pahala, tidur saja ibadah, semua dihitung ibadah," jelasnya.

Tak hanya itu saja, katanya, Ramadan itu bulan Alquran karena turunnya Alquran di bulan Ramadan. Bahkan turunnya Alquran di lauhul mahfudz juga terjadi pada bulan Ramadan.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved