Breaking News:

Berita Purbalingga

Toko Modern di Purbalingga Akan Ditindak Tegas Jika Nekat Buka Sampai 24 Jam

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan menindak tegas toko modern yang masih nekat buka sampai 24 jam

Istimewa
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan menindak tegas toko modern yang masih nekat buka sampai 24 jam. 

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan jika tetap buka 24 jam maka melanggar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, yang saat ini tengah diberlakukan.

"Kami akan memberikan surat teguran kepada pemilik toko modern yang melanggar aturan PPKM mikro. 

Jika hingga dua kali surat teguran tetap tidak diindahkan. 

Maka akan ditindak tegas dengan menutup toko modern tersebut," ujar bupati kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/5/2021). 

Bupati menjelaskan jika dirinya sebelumnya telah memilih bertindak persuasif untuk pemberian sanksi pelanggaran PPKM berbasis mikro. 

Namun, hak itu bukan berarti pihaknya tidak bisa tegas jika ada pelanggar yang berulang kali melakukan kesalahan sama.

Bupati berharap semua pihak bisa mematuhi aturan yang ada didalam PPKM mikro. 

Hal ini, dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purbalingga. 

Selama ini bupati mengamati di lapangan masih terlihat beberapa toko modern yang nekat buka melebihi pukul 21.00 WIB. 

Sejumlah cafe dan rumah makan di perkotaan juga tetap buka melewati pukul 21.00 WIB. 

Bahkan, diketahui ada yang nekat buka sampai pukul 00.00 WIB atau 24 jam. 

PPKM mikro berbasis desa dan kelurahan di Kabupaten Purbalingga telah diperpanjang.

Sejumlah kegiatan dibatasi untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Toko modern serta toko-toko sejenis lainnya wajib tutup pada pukul 21.00 WIB dan razia dilakukan untuk mendukung pemberlakukan PPKM berbasis mikro tersebut. (Tribunbanyumas/jti) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved