Breaking News:

Anggaran THR PNS dan Pejabat di Blora Mencapai Rp 35,8 Miliar

unjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN), DPRD, Bupati dan Wakilnya menghabiskan anggaran sebesar Rp 35,8 miliar.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Daniel Ari Purnomo
ist/tribunnews
Ilustrasi THR 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Tunjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN), DPRD, Bupati dan Wakilnya menghabiskan anggaran sebesar Rp 35,8 miliar. Uang sebanyak itu bersumber dari APBD.

Plt Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, Slamet Pamuji, mengatakan, pemberian THR tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas.

“Jadi anggaran Rp 35,8 miliar itu untuk THR bupati dan wakil bupati, DPRD, dan ASN,” ujar Mumuk, sapaan akrabnya, kepada Tribunjateng.com, Rabu (5/5/2021).

Dia mengatakan, THR untuk bupati dan wakilnya berupa gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan. Sementara untuk pimpinan DPRD berikut anggotanya, komponen THR yang diberikan berupa uang representasi, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan.

Bagi Pegawa Negeri Sipil (PNS), THR yang diberikan berisi komponen gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, dan tunjangan jabatan. Sedagkan bagi CPNS, berhak mendapatkan 80 persen dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, dan tunjangan jabatan.

“Untuk PPPK mendapat THR berupa gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan fungsional,” kata dia.

Mumuk melanjutkan, ada unsur ASN yang tidak mendapatkan THR. Di antaranya ASN yang sedang cuti di luar tanggungan negara dan ASN yang sedang ditugaskan di luar instansi pemerintahan yang gajinya dibayar oleh tempat penugasan.

“THR ini dibayarkan paling cepat adalah 10 hari sebelum lebaran,” kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved