Breaking News:

Berita Tegal

BBPOM Semarang Periksa 21 Jenis Takjil di Kota Tegal, Berikut Hasilnya

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah takjil dan jajanan di Kota Tegal, Selasa (4/5/2021).

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin
Petugas dari Balai Besar POM di Semarang melakukan pemeriksaan takjil dan jajanan di Kota Tegal, Selasa (4/5/2021). 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah takjil dan jajanan di Kota Tegal, Selasa (4/5/2021). 

Ada sejumlah 21 jenis makanan yang diambil secara acak. 

Ada yang dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, Toserba Yogya Mall, dan Pasar Ramadan Kota Tegal

Kepala Balai Besar POM di Semarang, Sandra Maria Philomena Linthin mengatakan, pemeriksaan takjil ini menjadi pengawasan BBPOM terhadap makanan dan minimum di bulan Ramadan. 

Tidak hanya di Tegal, namun juga dilakukan di kabupaten dan kota di Jawa Tengah. 

Sandra mengatakan, pemeriksaan takjil dan jajanan di Kota Tegal, hasilnya bagus. 

Dari 21 jumlah sampel, semuanya aman dan negatif dari bahan berbahaya. 

Makanan yang diperiksa antara lain, seperti siomai, otak-otak, tahu bakso, mie, es buah, dan kolak. 

"Alhamdulillah semua aman, tidak mengandung bahan berbahaya. Masyarakat boleh mengonsumsinya dengan sehat," katanya kepada tribunjateng.com. 

Sandra mengatakan, biasanya makanan seperti ea buah itu mengandung zat pewarna tekstil rhodamine B.

Namun pihaknya tidak mendapati zat berbahaya itu di Kota Tegal

Selain itu pihaknya juga tidak mendapatkan ikan teri nasi dan cumi kering yang mengandung formalin.

"Kami berharap pelaku usaha takjil ini mulai sadar dan tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya di dalam mengelola makanan," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved