Breaking News:

Berita Kudus

Bupati Kudus HM Hartopo Yakin Kudus Kembali Raih WTP

Bupati Kudus HM Hartopo menerima  Management Letter (ML) dari BPK RI Perwakilan Jawa Tengah.

Istimewa
Bupati Kudus HM Hartopo menerima Management Letter (ML) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo menerima  Management Letter (ML) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (4/5/2021). Ucapan terima kasih disampaikan Hartopo kepada BPK yang telah mengaudit dan memberikan rekomendasi agar Pemerintah Kabupaten Kudus ke depan lebih baik.

Terkait adanya beberapa evaluasi, pihaknya

Bupati Kudus HM Hartopo menerima  Management Letter (ML) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (4/5/2021).
Bupati Kudus HM Hartopo menerima Management Letter (ML) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (4/5/2021). (Istimewa)

akan berupaya terus memperbaiki. Kendati demikian, Hartopo yakin Kabupaten Kudus kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  Seperti yang diketahui, selama ini Kudus telah meraih Opini WTP selama 8 kali berturut-turut. 

"Terima kasih atas semua kerjasamanya. Kami akan memperhatikan evaluasi dan memperbaikinya. Mohon binaannya. Semoga, kali ini Kudus kembali meraih Opini WTP," ujarnya.

Sebelum BPK datang, Hartopo mengungkapkan telah mewanti-wanti OPD untuk mempersiapkan bahan yang harus diaudit. Pihaknya meminta agar setiap instansi bekerjasama dalam pemeriksaan. Sehingga, pemeriksaan berjalan lancar tanpa kendala

"Kami telah meminta para OPD untuk kooperatif dalam pemeriksaan," ucapnya.

Pihaknya menyatakan tidak ada temuan krusial dari BPK. Hanya ada evaluasi beberapa hal yang masih dipandang wajar. 

Orang nomor satu di Kudus itu mengungkapkan evaluasi yang perlu dilakukan para OPD terkait yakni intensitas koordinasi dengan pimpinan. Orang nomor satu tersebut meminta OPD terus berkoordinasi sehingga dapat lebih aman dalam melaksanakan program kerja. 

"Evaluasi pasti ada, tapi hanya beberapa hal. Masih sangat aman. Tidak ada hal krusial yang harus dibenahi. Namun beberapa dinas perlu untuk terus berkoordinasi agar program kerja berjalan aman dan lancar," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved