Breaking News:

Berita Semarang

Dinkop UMKM Kota Semarang Masih Buka Pendaftaran BPUM, Berikut Link dan Persyaratannya

Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 masih dibuka oleh Dinkop UMKM Kota Semarang.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinkop UMKM Kota Semarang, Bambang Surranggono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 masih dibuka oleh Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Kota Semarang.

Pendaftaran dibuka secara online melalui e-bpumdiskopum.semarangkota.go.id.

Kepala Dinkop UMKM Kota Semarang, Bambang Surranggono mengatakan, sesuai dengan surat edaran Menteri Koperasi dan UKM pendaftaran BPUM diutamakan bagi para pelaku UMKM yang belum pernah mendaftar pada 2020 lalu.

Pada pendaftaran tahap I mulai 12 - 23 April, dia mencatat ada 1.340 pelaku UMKM yang mendaftarkan diri. Jumlah itu telah diusulkan kepada Kementrian Koperasi dan UKM melalui Dinkop UMKM Provinsi Jawa Tengah. Saat ini, pihaknya maaih membuka pendaftaran hingga waktu yang belum ditentukan.

"Kami masih membuka pendaftaran sampai nanti informasi kapan usulan tahap II kami kirimkan lagi ke Dinkop UMKM Jawa Tengah. Informasi yang kami terima, kegiatan pendataan akan berlanjut sampai September secara bertahap," papar Bambang, Selasa (4/5/2021).

Bambang menyebutkan ada sejumlah syarat pendaftaran BPUM 2021 yaitu pelaku UMKM terdaftar pada E-Gerai Kopimi yang dibuktikan dengan bukti pendaftaran dari kecamatan, memiliki E-KTP dan KK Kota Semarang, memiliki nomor induk berusaha (NIB) dan izin usaha mikro kecil (IUMK).

Para pelaku UMKM juga tidak memiliki pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) serta bukan seorang aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai BUMN.

"Ini berlaku untuk semua jenis usaha UMKM," tambahnya.

Menurutnya, antusiasme para pelaku UMKM Kota Semarang mendaftar BPUM cukup tinggi. Terbukti, website yang disediakan seringkali overlimit. Namun demikian, pihaknya telah memperbesar kapasitas limit akses sebanyak 100 ribu per hari.

"Ini cukup besar untuk menampung pendaftaran mandiri oleh UMKM melalui website yang kami siapkan," ucapnya.

BPUM 2021 ini mengalami perubahan dari BPUM 2020. Perubahan ada pada nominal besaran bantuan.

Bambang membeberkan, nominal bantuan yang diterima pelaku UMKM tidak lagi sebesar Rp 2,4 juta melainkan hanya Rp 1,2 juta. Pertimbangan pemerintah memperkecil nominal agar lebih banyak pelaku UMKM yang bisa menikmati bantuan tersebut.

Pada 2020 lalu, Dinkop UMKM Kota Semarang telah mengusulkan lebih dari 97 ribu pelaku UMKM. Dari usulan tersebut, sudah ada 81.504 pelaku UMKM yang mendapatkan BPUM pada 2020. Kemudian pada 2021, ada tambahan 28.980 UMKM yang menerima BPUM.

"Itu bagian dari yang kami usulkan pada 2020," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved