Berita Regional

Mercon Petasan Meledak, Tangan MRS Bocah 12 Tahun Hancur

Ledakan petasan kembali memakan korban. Tangan bocah berusia 12 tahun hancur akibat mengira petasan itu tak menyala.

Editor: galih permadi
shutterstock.com
Ilustrasi petasan. 

Lantas korban mengecek petasan yang tidak meledak tersebut, meski sudah diingatkan dan diajak pergi oleh teman-temannya.

Begitu ketiga temannya beranjak meninggalkan lokasi, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari belakang mereka.

Beberapa saat kemudian, mereka menemukan MRS dengan kondisi terluka pada bagian tangan akibat terkena ledakan petasan.

Penjual petasan diringkus

Pasca-ledakan petasan yang menyebabkan korban terluka, polisi melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi mata.

Teguh menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, pihaknya berhasil mengidentifikasi dari mana MRS dan teman-temannya membeli petasan.

"Korban dan teman-temannya membeli petasan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh," kata Teguh.

Setelah mengetahui identitas penjual petasan tempat MRS dan ketiga membeli, polisi kemudian meringkus MCA (Moch. Choirul Anwar).

Penjual petasan itu diringkus polisi di rumahnya, di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Minggu (2/5/2021) malam.

"Tersangka kita jerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat, Nomor 12 tahun 1951," ujar Teguh.

Dia menambahkan, selain meringkus MCA, dalam sepekan terakhir pihaknya juga meringkus 2 orang lainnya terkait peredaran dan jual beli petasan, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Ledakan Petasan Kembali Memakan Korban, Tangan Bocah Hancur Parah Akibat Mengira Tak Nyala, 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved