Breaking News:

Organda Kota Semarang

Organda : Transportasi Umum di Tengah Pandemi

Transportasi merupakan salah satu pondasi dari keberhasilan pembangunan suatu daerah, wilayah bahkan sebuah negara.

Istimewa
Ketua DPC Organda Kota Semarang, Bambang Pranoto Purnomo (ketiga dari kiri) menyerahkan bantuan paket sembako dari mitra ATPM Nasmoco Toyota kepada pelaku transportasi Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG --  Transportasi merupakan salah satu pondasi dari keberhasilan pembangunan suatu daerah, wilayah bahkan sebuah negara.

Hasil-hasil pembangunan dapat terdistribusikan dengan baik melalui penyediaan layanan transportasi yang baik. Dengan adanya pemerataan hasil pembangunan yang baik akan meningkatkan daya beli, menaikan standar hidup serta menciptakan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah Indonesia sangat mengerti akan hal ini, namun pemerintah juga memahami bahwa untuk mewujudkan suatu sistem transportasi yang baik, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri.

Para pelaku penyedia jasa transportasi sangat diperlukan untuk dapat menciptakan sistem transportasi yang baik, bersinergi dan berkelanjutan.

Pada tanggal 30 Juni 1962 di Selecta Malang, beberapa kelompok jasa angkutan umum yang ada di Indonesia sepakat untuk membentuk sebuah organisasi yang berfungsi untuk mewadahi seluruh transportasi darat di Indonesia, yang bernama ORGANDA (Organisasi Angkutan Darat).

ORGANDA kemudian diresmikan oleh pemerintah Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan Darat, Pos, Telekomunikasi dan Pariwisata Nomor L.25/1/18/1963 yang mengukuhkan ORGANDA sebagai organisasi tunggal dalam bidang angkutan bermotor di Indonesia.

DPC Organda Kota Semarang selaku perwakilan ORGANDA di Kota Semarang, senantiasa berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat mewujudkan fungsinya sebagai wadah insan transportasi di Kota Semarang.

Meskipun saat ini kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia menciptakan kelesuan dalam dunia transportasi, bahkan tidak sedikit dari insan transportasi yang harus menyerah kehilangan mata pencahariannya. DPC Organda Kota Semarang dibawah kepemimpinan Bambang Pranoto Purnomo saat ini, memiliki tanggung jawab moral melihat kondisi terpuruknya dunia transportasi umum karena adanya pandemi Covid-19.

Dengan menggandeng banyak pihak mulai dari Pemerintah Kota Semarang, Dinas Perhubungan, Polrestabes Kota Semarang serta ATPM Nasmoco Toyota, mencoba meringankan beban mereka dengan cara menyalurkan ribuan paket sembako. DPC Organda juga bersinergi dengan pihak pihak terkait untuk dapat memberikan kemudahan akses perijinan bagi anggotanya, sehingga mereka masih tetap memiliki semangat dan harapan dalam dunia transportasi.

DPC Organda sebagai penjembatan aspirasi anggota dengan pemerintah, saat ini juga menyuarakan kondisi transportasi umum yang harus dibatasi operasionalnya disebabkan adanya larangan mudik hari raya Idul Fitri oleh pemerintah.

Larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19, namun dilain sisi juga merugikan pelaku transportasi umum. Sedikit titik cerah muncul melalui Surat Edaran Satgas No. 13 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 tahun 2021, yang menyatakan bahwa transportasi umum orang (BUS) masih dapat beroperasi dengan catatan tidak mengangkut pemudik namun penumpang khusus yaitu bagi masyarakat yang bekerja/ perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal, ibu hamil persalinan atau yang memiliki keperluan khusus dengan dilengkapi dokumen surat dari kepala desa/ lurah setempat. Bus yang melayani penumpang khusus ini akan ditempeli sticker khusus yang rencananya mulai dilaksanakan pekan depan (Suara Merdeka, 04/05/21, red).

Besar harapan dari DPC Organda Kota Semarang, iklim transportasi umum di Kota Semarang dapat kembali pulih dan normal pasca pandemi ini. Namun tentunya hal ini sangat memerlukan kepedulian dari semua elemen pemerintah maupun masyarakat, sehingga transportasi umum sebagai pondasi perekonomian dapat berdiri dengan kokoh demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved