Breaking News:

Berita Kendal

Satres Narkoba Polres Kendal Bekuk Indro Kurir Narkoba Asal Semarang 

Indro diamankan kepolisian pada, Rabu (5/5/2021) saat sedang mengambil pesanan narkotika jenis sabu di area alun-alun Kaliwungu

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Saiful Ma'sum
Kasatres Narkoba Polres Kendal, AKP Agus Riyanto melakukan penyidikan tersangka Indro Setyawan warga Kota Semarang lantaran kedapatan menjadi kurir narkoba, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Satres Narkoba Polres Kendal membekuk Indro Setyawan warga Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang lantaran kedapatan menjadi kurir narkoba di Kabupaten Kendal.

Indro diamankan kepolisian pada, Rabu (5/5/2021) saat sedang mengambil pesanan narkotika jenis sabu di area alun-alun Kaliwungu.

Kasatres Narkoba Polres Kendal, AKP Agus Riyanto mengatakan, penangkapan kurir narkoba ini dilakukan setelah ada laporan transaksi narkoba dari warga di wilayah Kaliwungu.

Saat pengecekan lapangan, petugas mencurigai seseorang yang mengambil sebuah barang di sebelah gapura. 

Kata AKP Agus, tersangka sempat kabur saat melihat petugas mendatanginya dan berusaha membuang barang bukti sabu-sabu yang dibawanya.

"Sempat mau kabur ke arah Semarang. Kemudian dikejar berhasil ditangkap di depan masjid Al Muttaqin," terangnya.

Indro diamankan beserta barang bukti dua paket sabu-sabu seberat 13 gram yang rencananya bakal dipecah menjadi beberapa paket kecil.

"Peran pelaku adalah sebagai kurir yang akan mengambil dan mengantarkan ke temannya," jelasnya.

Kepada pihak kepolisian, Indro mengaku, hanya diminta mengambilkan pesanan sahabatnya di dalam Lapas Kedungpane Kota Semarang. 

Katanya, ia sudah dua kali mengambilkan pesanan barang terlarang itu dan mengantarkannya ke temannya.

Sebagai imbalan, Indro hanya meminta sebagian sabu-sabu untuk dikonsumsi sendiri. 

"Awalnya kenalan dari media sosial kemudian meminta mengambilkan barang dan mengantarkan ke teman saya. Saya dikasih tahu titik pengambilan," akunya. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-undang nomor 35 Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved