Breaking News:

Berita Regional

Seorang Anggota DPRD di NTT Ditahan Atas Kasus Pelecehan Seksual terhadap IRT

Terduga pelaku memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan diduga dalam keadaan mabuk karena tercium bau alkohol dari mulutnya.

Net
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, TIMOR TENGAH SELATAN - Senin (3/5/2021) malam, penyidik Satuan Reskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), menahan oknum anggota DPRD Jean Neonufa. 

Jean Neonufa ditahan polisi setelah menyandang status tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial DS.

Anggota DPRD TTS dari Fraksi NasDem tersebut ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Polres TTS, Senin (3/5/2021) malam.

Baca juga: Farizal dan Reza Bocah Demak Ditemukan Meninggal Dunia, Ditidurkan Satu Ranjang

Baca juga: Jelang Larangan Mudik Bus Haryanto Kecelakaan Terguling di Tol Pejagan - Pemalang

Baca juga: Setelah 1 Orang Mengeluh Sakit, 54 Ibu-Ibu Pengajian Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: Tanpa Mbappe, Neymar Pasrah PSG Diobok-obok Manchester City, Simak Hasil Liga Champions Semalam

"Alasan penahanan karena kita telah kantongi dua bukti yang kuat," kata Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera dilansir dari Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Atas perbuatannya, JN dijerat dengan pasal 289 KUHP, Sub padal 281 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara 9 tahun.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPD Nasdem Kabupaten TTS, Jhony Army Konay masih enggan berkomentar terkait penahanan Jean Neonufa.

Ia baru akan berkomentar dan bersikap jika sudah mengantongi surat penahanan terhadap Jean Neonufa.

"Sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan terkait penahanan Jean Neonufa oleh Polres TTS.

Kalau saya sudah dapatkan surat penahan beliu, baru saya bisa komentar.

Surat penahanan itu bisa menjadi dasar ketika saya berkomentar.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved