Breaking News:

Berita Pemalang

Terminal Siluman di Pemalang Persulit Pendataan Pemudik, Soroso Catat Ada Enam Titik

Terminal siluman, atau lokasi di luar terminal resmi, yang sering digunakan untuk turun penumpang bus mulai menjamur di Pemalang

TribunJateng.com/Budi Susanto
Sejumlah bus menunggu penumpang di Pasar Grosir Comal Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Terminal siluman, atau lokasi di luar terminal resmi, yang sering digunakan untuk turun penumpang bus mulai menjamur di Pemalang

Adanya hal tersebut, membuat Pemkab sulit untuk melakukan pendataan penumpang yang datang ke Pemalang, di tengah larangan mudik. 

Bahkan menurut Suroso, Kepala Terminal Tipe A Pemalang, banyak penumpang bus turun di tempat yang tidak semestinya, seperti pinggir Jalur Pantura Pemalang.

"Memang ada, dan saya sempat menemui hal itu. Bahkan Jalur Pantura jadi tempat menurunkan penumpang," jelasnya, Rabu (5/5/2021).

Dilanjutkannya, kondisi menyulitkan kontrol atau mendata pemudik yang datang ke Pemalang.

"Mereka tidak masuk ke terminal, jadi sangat susah dilacak, terutama di tengah larangan mudik," paparnya.

Suroso pun menuturkan, jajarannya sudah melakukan pendataan, tempat-tempat yang dijadikan pemberhentian bus untuk menurunkan penumpang.

"Lokasi itu tidak bisa disebut terminal bayangan, lebih ke terminal siluman karena fisiknya tidak berbentuk terminal," ucapnya.

Dari pendataan yang dilakukan, Suroso mengatakan, terdapat enam lokasi yang dijadikan tempat menurunkan penumpang di luar terminal resmi.

"Kami lakukan pendataan, lokasi itu ada di Pasar Grosir Comal, Pasar Petarukan, di wilayah Sumingkir, Bantar Bolang di agen bus depan Bank BRI, Pasar Bantarbolang, serta rumah makan panorama di Bantarbolang," jelasnya.

Menyoal lokasi lainya, Suroso mengatakan ada tiga terminal yang tidak seharusnya digunakan untuk naik turun penumpang bus AKAP.

"Terminal Tipe C di Kecamatan Moga, Belik, dan Randudongkal, sebenarnya tidak untuk bus AKAP. Karena aturannya bus AKAP hanya boleh menaikan dan menurunkan penumpang di Terminal Tipe A, namun di Pemalang masih ada yang melanggar," tuturnya.

Ditambahkannya, untuk penindakan, pihak Terminal Tipe A Pemalang tidak bisa berjalan sendiri.

"Harus ada sinergi, karena bukan hanya wewenang kami. Namun akan coba kami usulkan untuk penindakan di tengah larangan mudik," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved