Breaking News:

Kabupaten Batang Sepi Nyenyet Hari Pertama Larangan Mudik

Hari pertama pelaksanaan larangan mudik hari raya Idulfitri 1442 H oleh pemerintah kondisi lalu lintas di tol Batang - Semarang.

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Hari pertama pelaksanaan larangan mudik hari raya Idulfitri 1442 H oleh pemerintah kondisi lalu lintas di tol Batang - Semarang, di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah terpantau lengang.

Kasat Lantas Polrea Batang AKP Adis Dani mengatakan situasi lalu lintas hari pertama diberlakukan larangan mudik terjadi penurunan volume kendaraan sekitar 40 persen.

"Sepanjang pantura maupun di ruas tol Batang - Semarang pada hari pertama larangan mudik ini terjadi penurunan volume kendaraan sekitar 40 persen.

Bisa dilihat juga situasi terkini di rest area 379A, kantong parkir terlihat longgar," tuturnya, Kamis (6/5/2021).

Dikatakannya, kepadatan justru terjadi sebelum pelarangan diberlakukan pihaknya pun telah melakukan operasi berjenjang untuk mengantisipasi pemudik yang melakukan mudik dini.

"Sebelumnya malah lebih padat, kami mulai 12 April lalu telah melakukan operasi berjenjang antisipasi mudik dini, hingga sekarang jumlah volume kendaraan menurun hanya ini didominasi truk muatan barang dan ekspedisi," jelasnya.

Dia menambahkan selama pemberlakuan larangan mudik pihaknya akan melakukan pengetatan di enam titik pos antara lain di exit tol Kalibeluk, exit Kandeman, rest area 360, rest area 379, Pos pengamanan Luwes jalan pantura Gringsing dan Pos pelayanan Alun – Alun Batang.

"Sepanjang arah lalu lintas dari Brebes, setiap daerah melakukan pengetatan. Sistemnya pemeriksaan identitas, kelengkapan surat, dan syarat-syarat kententuan perjalanan antar kota, jika tidak dapat menunjukkan surat jalan maka diminta putar balik," ujarnya.

Pihaknya juga akan lebih teliti dalam melakukan pemeriksaan, meski pengendara telah membawa surat perjalanan dari kantor atau pun dari instansi.

"Bila mana ada kendaraan luar jateng membawa surat ijin kantor atau surat jalan kantor instansi akan dikroscek lagi jangan sampai dengan surat bisa mengelabui petugas," pungkasnya.

(*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Penulis: dina indriani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved