Breaking News:

Berita Sragen

Larangan Mudik, Polres Sragen Belum Putar Balikkan Kendaraan Luar Daerah Aglomerasi

Hari kedua pemberlakuanya penyekatan mudik di Sragen, Polres Sragen belum memutarbalikkan kendaraan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Anggota Polres Sragen ketika melakukan penyekatan di Jembatan Timbang Sambungmacan, Sragen. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Hari kedua pemberlakuanya penyekatan mudik di Sragen, Polres Sragen belum memutarbalikkan kendaraan di sejumlah pos.

Hal ini dikarenakan kendaraan yang ditemui merupakan kendaraan dari wilayah aglomerasi. Seperti Klaten, Solo, Boyolali dan Sukoharjo.

"Hari kedua penyekatan ini sejak kemarin setelah apel kita langsung terjunkan, sampai dengan saat ini belum ada yang kita putar balikkan."

"Karena memang kendaraan masih di wilayah aglomerasi," kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi usai lakukan pengecekan di pos pengamanan.

Ardi membenarkan ada pergerakan masyarakat antar satu wilayah aglomerasi. Kendati demikian Ardi mengatakan tetap melakukan swab antigen kepada mereka.

"Swab antigen sudah dilakukan, per hari ini dari 7 pos yang telah beroperasi kita telah melaksanakan swab antigen ke 48 orang."

"Keseluruhannya warga Sragen, Klaten, Boyolali, Solo untuk warga yang luar kota belum kita temukan," lanjut Ardi.

Hasil dari Swab test tersebut seluruhnya negatif Covid-19. Pihaknya juga mendapati kendaraan luar Sragen namun KTP Sragen. Mereka merupakan perantau yang pulang kampung.

Belum ditemukannya kendaraan luar daerah, menurut Ardi merupakan suatu keberhasilan dari pemerintah pusat terkait memberikan imbauan untuk tidak mudik.

Dalam kegiatan penyekatan ini, Ardi mengatakan semua telah siap baik dari sisi internal personil, sarana dan prasarana hingga personil yang sudah standby di pos masing-masing.

"Personil siap dan sudah standby di lokasi masing-masing, sarpras lengkap. Sampai dengan saat ini pantauan di lapangan menunjukkan ekskalasi kegiatan yang masih landai," katanya.

Ardi juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah turut mensukseskan pelaksanaan penyekatan di tingkat desa. Masyarakat dinilai kooperatif dengan petugas satgas di tingkat desa.

"Kesadaran masyarakat sudah tinggi, tidak hanya di pos penyekatan, swab antigen juga dilakukan di daerah tujuan kemana masyarakat akan berhenti (mudik)," katanya.

Pengecekan pos pengamanan Lebaran ini, Ardi didampingi para jajaran Forkopimda Sragen. Setidaknya ada tujuh pos pengamanan yang dilakukan pengecekan.

Pos pengamanan di Toyogo Sambungmacan, Pilangsari, rest area km 519 A dan 519 B, depan Alun-alun Sasono Langen Putro, Exit Tol Pungkruk, Simpang Empat Gemolong. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved