Berita Pemalang

Pemudik Mulai Berdatangan di Pemalang, Saipah: Lancar, Tidak Ada Penyekatan dan Bebas Covid-19

Kedatangan para pemudik itu terlihat di Jalur Lingkar Utara Pemalang, tepatnya di seberang Terminal Tipe A Pemalang. 

Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Budi Susanto
Pemudik turun dari bus AKAP yang berhenti di Jalur Lingkar Utara Pemalang, beberapa penumpang menenteng banyak barang bawaan, Kamis (6/5/2021). 

Penulis : Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Ratusan pemudik yang menggunakan bus, mulai berdatangan di Kabupaten Pemalang

Kedatangan para pemudik itu terlihat di Jalur Lingkar Utara Pemalang, tepatnya di seberang Terminal Tipe A Pemalang

Kurang dari 15 menit, belasan bus AKAP berhenti untuk menurunkan puluhan penumpang. 

Penumpang yang turun pun nampak menenteng banyak barang bawaan, bahkan beberapa membawa dua tas lebih. 

Sejumlah penumpang mengatakan nekat pulang ke Pemalang untuk bertemu keluarga, meski ada larangan mudik

Tak hanya itu, beberapa juga mengaku tak membawa keterangan bebas Covid-19, lantaran merasa sehat. 

"Saya tahu ada larang mudik, namun kangen berkumpul keluarga jadi nekat pulang ke Pemalang," jelas Saipah, satu di antara penumpang bus dari Jatiasih Bekasi, yang hendak mudik ke Kecamatan Taman Pemalang, Kamis (6/5/2021).

Wanita paruh baya yang membawa putranya itu, menuturkan, dalam perjalanan tidak menemui razia atau penyekatan mudik 2021

"Lancar saja dalam perjalanan, tidak ada razia, atau diminta menunjukan keterangan bebas Covid-19," ucapnya. 

Saipah menerangkan, dalam menempuh perjalan Bekasi-Pemalang, ia tak membawa keterangan bebas Covid-19. 

"Saya merasa sehat, jadi tidak mengikuti tes Covid-19, dan tidak membawa keterangan bebas Covid-19," jelasnya. 

Terpisah Juniardi penumpang bus lainya, yang akan pulang ke Kecamatan Bantarbolang, mengatakan, informasi penyekatan adalah hoax. 

"Buktinya tidak ada penyekatan, lancar-lancar saja perjalanan dari Jakarta ke sini," imbuhnya. 

Ditambahkannya, penyekatan atau tidak, ia tetap pulang untuk bertemu keluarga di kampung halaman. 

"Lebaran ya harus pulang untuk berkumpul keluarga, karena momentum setahun sekali," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved