Breaking News:

Tuti Nusandari Roosdiono

Tuti Nusandari Roosdiono Informasikan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Sebanyak 200 warga sekecamatan Sidorejo Salatiga mengikuti Program Sosialisasi BPJamsostek yang diselenggarakan oleh anggota Komisi IX DPR RI Tuti

Editor: Catur waskito Edy
istimewa
Komisi IX DPR RI Tuti Nusandari Roosdiono 

TRIBUNJANTENG.COM, SEMARANG -- Sebanyak 200 warga sekecamatan Sidorejo Salatiga mengikuti Program Sosialisasi BPJamsostek yang diselenggarakan oleh anggota Komisi IX DPR RI Tuti Nusandari Roosdiono, bekerjasama dengan mitra Komisi IX yaitu BPJS Ketenagakerjaan atau sekarang disebut BPJamsostek di Wisma Baptis Bukit Soka, Kota Salatiga Jawa Tengah, Rabu (6/5/2021).

Dalam acara yang dilakukan dengan Prokes kesehatan ini telah dihadiri Fadlilah Utami, Kepala BPJamsostek Ungaran, Ali Taufan, account representative BPJamsostek Ungaran, Sony wicaksono, tokoh masyarakat kota Salatiga, Sis Budiyono dan Edward Saragih, sebagai Tenaga Ahli.

Dalam acara ini, Tuti N Roosdiono dari Fraksi PDI Perjuangan menjelaskan bahwa BPJamsostek merupakan sebuah badan hukum dengan mekanisme asuransi sosial, dengan tujuan memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kerja di Indonesia dari risiko sosial ekonomi tertentu.

Selain mendapat edukasi manfaat BPJamsostek, pada kegiatan ini peserta juga akan mendapatkan 3 bulan iuran dari BPJamsostek.

Tuti N Roosdiono juga menginformasikan bahwa tahun ini ada program baru yaitu Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

JKP adalah program jaminan sosial baru yang ditujukan bagi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Semoga dapat segera direalisasikan utk menambah manfaat dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Ali Taufan, account representative BPJamsostek Ungaran, sebagai narasumber menjelaskan juga perbedaan antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJamsostek melindungi melalui 4 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kematian (JKm).

"Selama ini  masih banyak masyarakat yang rancu diantara keduanya. Sebagai contoh jika terjadi kecelakaan di tempat kerja, BPJS Kesehatan tidak dapat digunakan untuk berobat, namun hal ini dapat dicover oleh BPJamsostek," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved