Breaking News:

Berita Regional

Inilah Sosok Deni Penampar Imam Masjid Saat Sholat Subuh, Beredar Kartu Pasien Rumah Sakit Jiwa

Deni A (41), penampar imam Masjid di Pekanbaru, ditetapkan sebagai tersangka.

Polsek Tampan
Pria berinisial Deni A (41), penampar imam Masjid Baitul 'Arsy di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Panam, Kota Pekanbaru, ditetapkan sebagai tersangka. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU - Deni A (41), penampar imam Masjid di Pekanbaru, ditetapkan sebagai tersangka.

Pria tersebut melakukan penamparan terhadap imam Masjid Baitul 'Arsy di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Panam, Pekanbaru, saat salat subuh.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Ada yang Mengambang di Sungai Bengawan Solo Tapi Bukan Warna Kuning, Warga Lalu Lapor Polisi

Baca juga: Hendi Larang Mudik Lokal, Minta Semua Masjid dan Mushola di Semarang Gelar Sholat Ied

Baca juga: Viral Tank TNI Kodam Jaya Diterjunkan Penyekatan Pemudik di Perbatasan Bekasi-Bogor, Cek Faktanya

Baca juga: Inilah Sosok Ratna PSK Open BO Meninggal di Kamar Kos Semarang di Mata Tetangga: Pejuang Rupiah

"Iya tersangka," sebut Nandang seraya memperlihatkan foto pelaku mengenakan baju tahanan warna oranye dan memegang papan bertuliskan "tersangka".

Untuk motif diungkapkan Nandang, sejauh ini masih dalam tahap pendalaman.

Pelaku penampar imam masjid di Pekanbaru ini juga masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tampan.

Pelaku merupakan warga Jalan Srikandi perumahan Widya Graha I, Kelurahan Delima, Kota Pekanbaru.

Nandang memaparkan kronologis kejadian. Dimana pada Salat Subuh, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam masjid.

Kemudian, pada rakaat kedua pelaku masuk ke saf jamaah dan menuju ke tempat imam.

"Dari situ pelaku berhadapan dengan imam masjid tersebut dan melakukan penganiayaan berupa menampar wajah imam, setelah itu pelaku diamankan jamaah," ucap Nandang.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved