Breaking News:

Berita Banjarnegara

Meski Usaha Terpuruk, Pedagang Nasi Goreng di Banjarnegara Gotong Royong Bantu Anak Yatim dan Lansia

Pandemi Covid 19 telah memukul dunia usaha ,terutama usaha kecil. Pedagang Kaki Lima (PKL) semisal penjual nasi goreng pun terpuruk karenanya

Istimewa
Pengurus paguyuban nasi goreng menyerahkan santunan ke anak yatim di Desa Prendengan, Kamis malam (6/5/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pandemi Covid 19 telah memukul dunia usaha ,terutama usaha kecil. Pedagang Kaki Lima (PKL) semisal penjual nasi goreng pun terpuruk karenanya.

Omset penjualan anjlok karena daya beli masyarakat menurun

Tetapi sebagian pedagang nasi goreng di Kabupaten Banjarnegara memutuskan tetap bertahan melayani pelanggan. Terlebih usaha itu sudah menjadi sandaran ekonomi keluarga mereka.

Di tengah kondisi yang susah karena pandemi, Paguyuban Nasi Goreng Prendengan (PNGP) Jaya Mukti, organisasi yang menaungi para pedagang nasi goreng dari Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu, ternyata masih rela untuk berbagi.

Menurut Wakil Ketua PNGPJaya Mukti Karyanto, kondisi usaha yang tengah sulit karena pandemi tak menghalangi pihaknya untuk berbagi kepada sesama. Pihaknya menggalang donasi ke seluruh anggota yang berjumlah 69 orang.

Ia mengakui pandemi membuat usaha para pedagang nasi goreng di desanya terpuruk. Omset penjualan menurun. Setahun lebih sudah dicekam pandemi Covid 19, kini usaha mereka pun belum pulih.

“Pandemi tetap kami adakan. Anggota ditarik iuran. Kasihan anak yatim dan lansia kalau gara-gara pandemi mereka tak dapat santunan,”katanya, Jumat (7/5/2021)

Dana yang terkumpul lantas digunakan untuk menyantuni anak-anak yatim dan para lanjut usia (lansia) di desa mereka. 19 anak yatim yang menerima santunan itu tampak ceria. Ini menjadi sedikit penghibur bagi anak-anak yang tidak lagi memiliki orang tua. Selain anak yatim, mereka juga menyantuni 30 lansia yang membutuhkan. Para lasia memang butuh uluran tangan mereka secara fisik sudah tak mampu lagi bekerja atau produktif.

Tahun ini yang bertepatan dengan masa pandemi tak menyurutkan pihaknya untuk menyelenggarakan acara sosial. Karyanto mengatakan, kegiatan sosial ini sudah dilakukan rutin pihaknya setiap tahun. Kegiatan dilakukan di bulan suci Ramadan yang penuh ampunan.

Kegiatan santunan untuk anak yatim bisa memupuk rasa kepedulian sosial. Melalui kegiatan itu, pihaknya ingin merasakan menjadi orang tua bagi mereka.

“Ini juga menjelang lebaran, santunan ini bisa buat bantu membeli baju lebaran atau perlengkapan sekolah. Agar mereka terhibur,”katanya

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Indagkop Kabupaten Banjarnegara Agus Haryanto mengapresiasi kegiatan sosial itu. Ia memuji solidaritas para pedagang nasi goreng untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Padahal, mereka sendiri saat ini tengah dihadapkan pada situasi sulit karena Pandemi Covid 19. Ia pun berharap aksi kelompok pedagang kecil itu menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas lain untuk melakukan hal serupa.

“Di tengah kesulitan usaha karena pandemi, mereka masih empati dan solid untuk membantu yang membutuhkan,” katanya

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved