Breaking News:

Berita Karanganyar

Penyelenggara Sholat Idul Fitri di Karanganyar Wajib Lapor ke Satgas Desa

Penyelenggara salat idul fitri di wilayah Kabupaten Karanganyar baik itu lokasinya di masjid, mushola dan tanah lapang diminta supaya membuat surat

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Penyelenggara salat idul fitri di wilayah Kabupaten Karanganyar baik itu lokasinya di masjid, mushola dan tanah lapang diminta supaya membuat surat pemberitahuan ke Satgas tingkat desa/kelurahan setempat.

Pernyataan itu disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono sesuai rapat koordinasi dalam rangka persiapan Idul Fitri 1442 Hijriyah di Podang I Setda Karanganyar, Jumat (7/5/2021).

Pemkab Karanganyar telah mengeluarkan surat edaran Nomor 450/1.714.1.2 tentang tata cara penyelenggaraan ibadah salat Idul Fitri 1442 H di lapangan atau masjid/mushola dalam kondisi pandemi corona virus disease 2019. 

Dalam SE itu ada beberapa point di antaranya, dalam rangka pencegahan penularan Covid-19, diimbau kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Karanganyar untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga, pengelola/takmir majid/mushola akan menyelenggarakan salat Idul Fitri di lapangan, masjid/mushola maka harus memenuhi standar dan persyaratan protokol kesehatan.

Seperti pembatasan kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas, menunjuk petugas untuk penerapan protokol kesehatan, melakukan desinfektan teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk, mengenakan masker dan jaga jarak aman 1 meter.

Serta jamaah membawa sajadah/mukena dari rumah dan setelah selesai salat langsung pulang, tidak bersalaman dan tidak berkerumun. 

Juliyatmono menyampaikan, masyarakat diimbau supaya mengutamakan faktor kesehatan serta menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas selama ramadan dan lebaran.

Kaitannya dengan pelaksanaan salat Idul Fitri, jelas Yuli sapaan akrabnya, Kemenag sudah mengeluarkan surat edaran. Secara umum ketentuannya salat Idul Fitri di rumah masing-masing. 

Namun apabila ada masyarakat yang hendak menggelar salat Idul Fitri baik itu di masjid, mushola dan tanah lapang diminta supaya tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu mereka juga diminta supaya melaporkan ke Satgas Desa supaya dapat dipantau. 

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved