Breaking News:

Tribun Topik

Program Prioritas Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha Berbasis Intanpari

Program Tribun Topik bersama tokoh di Jawa Tengah kali ini, akan membahas mengenai program prioritas Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ M Nafiul Haris
Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha. 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Program Tribun Topik bersama tokoh di Jawa Tengah kali ini, akan membahas mengenai program prioritas Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha untuk mewujudkan Kabupaten Semarang Berdikari berbasis Industri, Pertanian, dan Pariwisata (Intanpari).

-Setelah Bapak terpilih menjadi Bupati Kabupaten Semarang dan dilantik apa hal pertama yang dilakukan?

Terimakasih sebelumnya saya sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Semarang. Setelah saya dilantik tepatnya pada 28 Februari 2021 bersama Pak Basari hal pertama yang kami lakukan berkomunikasi dengan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk singkronisasi tujuannya untuk menyiapkan terobosan dan inovasi pembangunan daerah kedepan.

Karena, masa jabatan saya dan wakil bupati hanya 3 tahun 10 bulan. Jadi kita perlu menerjemahkan visi dan misi serta program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang telah kami janjikan kepada masyarakat.

Pada bidang kesehatan, kita semua masih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum bias hilang, meskipun kasus di Kabupaten Semarang telah menurun dimana sebelumnya terjadi penambahan kasus dalam setiap harinya sekira 166 menjadi dibawah 20 bahkan hanya tiga kasus.

Dan ini, kita harus terus bersama-sama mengedukasi masyarakat terkait pencegahan dan pengendalian terkait pandemi ini. Lalu, kita bersama-sama menangani dampak ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan. Kita tentu semuanya berharap kondisi ini segera berakhir.

-Kemudian terkait refocusing anggaran sendiri bagaimana Pak Bupati?

Untuk refocusing sendiri tahun ini 2021 ya, di Kabupaten Semarang terkena dampak Dana Alokasi Umum (DAU) ini yang disyaratkan sekitar 2,4 persen atau setara Rp 29,6 miliar. Lalu untuk kegiatan pada bidang kesehatan juga direlokasi anggaran pada tingkat kelurahan jumlahnya mencapai Rp 72 miliar atau total keseluruhan Rp 101 miliar. Sehingga, upaya-upaya untuk percepatan pembangunan Kabupaten Semarang sangat terdampak terutama pada bidang ekonomi.

-Kalau pada sektor pertanian bagaimana?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved