Breaking News:

Puisi

Puisi Ensiklopedia Nostalgia Shinta Febriany

Puisi Ensiklopedia Nostalgia Shinta Febriany: lima pucuk suratmu kubaca semua, membangunkanku dinihari merasakan napasmu di wajahku. bayangan

Penulis: iam
Editor: abduh imanulhaq
GPU.COM
Shinta Febriany 

Puisi Ensiklopedia Nostalgia Shinta Febriany

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Ensiklopedia Nostalgia Shinta Febriany:

ensiklopedia nostalgia

lima pucuk suratmu kubaca semua, membangunkanku
dinihari merasakan napasmu di wajahku. bayangan
dedaunan jatuh ke tirai jendela. seekor burung
bersenandung murung, dan kenangan demi kenangan
bersemi lagi.

bau getah dedaunan di luar mengembalikan renyah
tawamu yang selalu sukar kulupakan. begitu pula rindu
yang telah usang, meruah seketika. kau adalah cahaya
penggoda, yang samar-samar – tanpa rasa bersalah –
menjelma menjadi debar di jantungku.

tapi siapa yang bisa mengira datangnya kenangan?
rasanya seperti jika kita berkereta api tanpa arah, turun
di stasiun mana saja.

lima pucuk suratmu yang kubaca kembali, membuatku
khawatir (mungkin diam-diam berharap) lao tse tetap di
sini.

makassar, desember 1999.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved