Breaking News:

Berita Semarang

Datang ke Semarang Mau Jadi Pemandu Lagu, Riska Ditemukan Tewas di Kamar, Ini Kesaksian Temannya

Korban ditemukan pemilik rumah dalam kondisi telentang mengenakan baju merah dan celana kain hitam panjang

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Karyati alias Riska (45) warga Bondo, Bangsri, Jepara ditemukan tewas di kamar mandi kos, Sabtu (8/5/2021) sekira pukul 05.00 WIB. 

Korban indekos di kawasan Argorejo atau dulu dikenal sebagai kawasan prostitusi Sunan Kuning (SK), RT 3 RW  4, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat. 

Korban ditemukan pemilik rumah dalam kondisi telentang mengenakan baju merah dan celana kain hitam panjang.

Karyati alias Riska (45) warga  Jepara ditemukan tewas di kamar mandi kos, RT 3 RW  4, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (8/5/2021).
Karyati alias Riska (45) warga Jepara ditemukan tewas di kamar mandi kos, RT 3 RW 4, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (8/5/2021). (Istimewa)

Ketua RT 3, Eni Nuri Handayani menyebut, korban dahulu bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Argorejo saat masih aktif beroperasi. 

Berhubung kawasan tersebut ditutup pemerintah yang dialihkan menjadi kawasan karaoke akhirnya korban memilih pulang kampung ke Jepara pada 2019.

Setelah itu, dua minggu lalu korban kembali ke eks kawasan SK untuk mendaftar sebagai pemandu lagu.

Baca juga: Sikap Aneh Tamu Terakhir Ratna Diungkap Penghuni Kos, Detik-detik Ratna Meregang Nyawa Sangat Cepat

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas Mencurigakan, Dini Hari Ratna Masih Menyanyi di Kamarnya, Lalu Bikin Status

"Berhubung tempat karaoke belum aktif karena masih dibangun akhirnya korban menunggu di rumah Hj Muntiah. 

Dia sudah menginap di rumah itu selama dua minggu," paparnya kepada Tribunjateng.com. 

Pihaknya mendapatkan laporan Korban meninggal dunia pada pukul 05.00.

Saat itu rekan korban memberitahukan ke dirinya ada orang meninggal dunia di kamar mandi kos. 

Sebelumnya, teman korban membuatkan susu untuk korban. 

Ketika pintu kamarnya diketuk tidak ada jawaban.

Padahal sudah sejak kemarin korban sudah tak keluar dari kamar. 

"Kami melihat keadaan korban dari jendela samping kamar dan ternyata korban sudah dalam keadaan tergeletak di dalam kamar mandi," jelasnya. 

Saksi lain, Ekin Oktoviani mengatakan, sempat mengantar korban berobat di Dr. Khotihah  di Jalan Sri Rejeki, Semarang Barat, Rabu (5/5/2021)  sekira pukul 17.30.

"Korban keluhkan sakit di perut, seperti dimasukin angin, kondisi badan gemeter dan berkeringat," terangnya.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Dina Novitasari menjelaskan, terpaksa harus mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam dan jendela dalam keadaan berteralis. 

Hasil olah tempat kejadian dari Tim Inafis dan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan dugaan awal korban meninggal karena sakit.

Ditemukan pula beberapa obat sakit lambung dan pereda nyeri, Promag, Triocid, Oskadon.

"Mayat korban dibawa ke RSUP Kariadi pukul 08.00 untuk pemeriksaan medis lebih lanjut," kata dia. (Iwn)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved