Breaking News:

Bisnis

Hingga Kuartal Pertama 2021, Investree Syariah Telah Salurkan Pembiayaan Sebesar Rp 384,85 Miliar

Pionir fintech lending Investree mencatatkan pencapaian hingga kuartal kedua 2021 dari kerja sama Investree dengan berbagai mitra, satu.

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: rival al manaf
Istimewa
(Ist) Investree Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 384,85 miliar dengan angka kontribusi sebesar 7,2 persen dari total portofolio Investree. Begitu pula dengan pangsa pasarnya, Investree Syariah menorehkan angka 13 persen dari industri peer-to-peer syariah di Indonesia. Dari segi pengguna, total penerima pembiayaan syariah sebesar 163 dan total pemberi pembiayaan syariah sebesar 3.238. 

Penulis: Ruth Novita Lusiani

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pionir fintech lending Investree mencatatkan pencapaian hingga kuartal kedua 2021 dari kerja sama Investree dengan berbagai mitra, satu diantaranya dengan Investree Syariah. Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi, mengatakan hal ini merupakan salah satu strategi bisnis Investree pada 2021 yaitu memperkuat kerjasama sinergis dengan berbagai rekanan.  

Investree Syariah yang telah hadir sejak 2017 dan menjadi satu-satunya perusahaan fintech lending yang mengantongi Surat Rekomendasi Penunjukkan Tim Ahli Syariah dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), hingga kuartal pertama 2021, Investree Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 384,85 miliar dengan angka kontribusi sebesar 7,2 persen dari total portofolio Investree. Begitu pula dengan pangsa pasarnya, Investree Syariah menorehkan angka 13 persen dari industri peer-to-peer syariah di Indonesia. Dari segi pengguna, total penerima pembiayaan syariah sebesar 163 dan total pemberi pembiayaan syariah sebesar 3.238.

“Bersamaan dengan momen Ramadhan tahun ini, dapat kami sampaikan bahwa capaian kontribusi Investree Syariah terhadap perkembangan keuangan syariah di Indonesia cukup signifikan. Di bawah semangat #TumbuhdenganBerkah serta melalui pemberian akses pembiayaan berbasis syariah yang mudah dan cepat bagi pelaku UKM, kami yakin Investree Syariah bisa terus menjadi bagian dari pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi ini. Mengacu pada Global Islamic Fintech Report 2021, Indonesia dijuluki sebagai “Rumah bagi Banyak Platform Fintech Islam Inovatif” dengan ruang kesempatan yang besar untuk berkembang. Hal itu benar adanya. Investree Syariah berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan ekosistem rekanan lainnya agar semakin banyak pelaku UKM yang terbantukan dan berdaya,” ucap Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi dalam keterangannya, Kamis, (6/5/2021).

Lanjutnya, Investree Syariah kini mulai merambah ke sektor mikro dengan terus menguatkan kerja sama dengan rekanan yang sudah ada yaitu Dompet Dhuafa. Investree Syariah menyalurkan bantuan pembiayaan kepada Mitra Dompet Dhuafa untuk keperluan penggemukan hewan kurban.

Hingga 2021, Investree Syariah berhasil menyalurkan Rp 18 miliar untuk 23.000 hewan kurban. Untuk mendukung pengembangan lebih banyak UKM syariah di Indonesia, Investree akan berfokus menambah jajaran Pemberi Pembiayaan Institusi, memperluas kolaborasi dengan sektor lain di industri halal termasuk pariwisata dan kesehatan, membangun ekosistem kerjasama halal seperti yang sudah Investree Syariah lakukan dengan Dompet Dhuafa, serta memperkaya produk syariah untuk pembiayaan rantai pasokan.

Saat ini, produk syariah yang tersedia di Investree antara lain Invoice Financing Syariah, Pre-Invoice Financing Syariah, Working Capital Term Loan Syariah, dan Retail Seller Financing Syariah.

Adrian juga mengatakan deretan kerja sama yang saat ini sedang berjalan antara Investree dengan sejumlah rekanan antara lain Gramindo, eFishery, SIPLah Blibli, Mbiz Market, dan Pengadaan.com.

“Untuk penyaluran pembiayaan kepada ibu-ibu pengusaha ultra mikro yang berada dalam ekosistem Gramindo, baru saja pada April lalu, Investree merayakan bergabungnya 1.000 borrower yang mendapatkan dukungan pembiayaan dari platform ini. Angka tersebut menyumbang sekitar 44 persen dari keseluruhan jumlah borrower atau penerima pembiayaan di Investree yang sampai saat ini hampir mencapai 3.000,” imbuhnya.

Dengan eFishery, Investree terus memperluas cakupan borrower yang merupakan petambak ikan yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara, dengan SIPLah Blibli, Investree menyalurkan pembiayaan kepada para penjual yang terdaftar di SIPLah Blibli sehingga mereka bisa menjalankan aktivitas pengadaan barang-barang sekolah hingga ke pelosok Indonesia

“Dengan Mbiz Market sebagai pionir platform B2B e-commerce, Investree menyalurkan pembiayaan kepada para vendor terdaftar yang memiliki proyek ke perusahaan besar atau multinasional maupun Pemerintah. Promo yang dihadirkan terus ramai dimanfaatkan oleh para pemilik UKM. Hampir sama seperti yang dilakukan dengan Mbiz Market, Investree juga bekerja sama dengan ADW Consulting melalui platform Pengadaan.com untuk menyalurkan pembiayaan kepada para vendor terdaftar yang memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan BUMN seperti Pertamina, Wika, dan BPJS. Deretan kerja sama di atas diharapkan mampu berjalan secara berkelanjutan dan solid serta berkontribusi terhadap pemberdayaan-pemulihan ekonomi UKM,” tandasnya. (Ute)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved