Breaking News:

PON 2021

Tim Sepak Bola PON Jateng Sudah Semakin Ramping, Kini Diuji Kemampuannya di Pelatda

Tim sepakbola Jateng yang dipersiapkan untuk mengikuti PON 2021 di Papua kini sudah mengerucutkan materinya menjadi 24 pemain saja.

Istimewa
Assisten Pelatih tim sepakbola PON Jawa Tengah, M Irfan, saat menjadi koordinator tes fisik bersama tim dari Unnes - ist 

Penulis: Fransiskus Ariel

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim sepakbola Jateng yang dipersiapkan untuk mengikuti PON 2021 di Papua September - Oktober mendatang, kini sudah mengerucutkan materinya menjadi 24 pemain saja.

Tugas berat dihadapi oleh Tim pelatih untuk segera menciutkan materi timnya jelang pelaksanaan Pelatda Sentralisasi.

"Sekarang, di tim tinggal 24 pemain. Nantinya PON hanya butuh 20 pemain saja yaitu 18 pemain dan 2 kiper,'' kata Manajer tim Edi Sayudi.

Dijelaskan oleh Edi, hingga saat ini, pihaknya belum akan menciutkan materi tim menjadi 20 pemain, tetapi dari 24 pemain nantinya, pihak manajemen akan menciutkan menjadi sekitar 22 pemain, sebelum memasuki Pelatda Sentralisasi.

Baca juga: Tim Gabungan Putar Balik 20 Kendaraan Angkut Pemudik di Kendal

Baca juga: Pantau Ketaatan Protokol Kesehatan di Wisata Pemalang, Kapolres Tempatkan Sub Pospam Covid-19 

Baca juga: Keutamaan Shalat Tasbih di Malam Likuran Ramadhan

Baca juga: Kendaraan Masuk Jateng Via Tol Berkurang 80 Persen, Sempat Naik Tajam Sebelum Masa Larangan Mudik

Lebih jauh, Edi mengatakan, Pelatda Sentralisasi untuk sepakbola sendiri akan digelar di bulan Juli.

Namun pihaknya sedang merencanakan untuk menggelar sebulan lebih cepat. Tetapi manajemen tim tengah menghitung dengan program latihan.

Saat ini sebenarnya tim masih di masa Pelatda Desentralisasi.

Pelatda ini memang hanya mewajibkan para atlet berlatih sendiri di daerah. Namun secara berkala, kata dia, pihaknya mengumpulkan pemain untuk mengevaluasi latihan mereka.

"Alhamdulillah, dengan cara ini kami bisa menjaga kondisi anak-anak tetap dalam koridor standart latihan. Artinya, kondisi anak-anak tidak drop seperti kalau mereka dibiarkan latihan sendiri di rumah,'' jelasnya.

Baca juga: Bupati Kudus  HM Hartopo Sidak Ramayana Kudus, Minta Manajemen Siagakan Satgas Covid -19

Baca juga: Pemudik Ngeyel! Sudah Diminta Putar Balik Justru Diam-diam Terobos Batas Jalan Beton Tol Cikampek

Baca juga: Tren Pembelian Emas Antam di Semarang Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H Menurun

Selama ini, tim coba dikumpulkan di Wisma BP2KLK atau Diksus di Mangunharjo, Semarang. Sedangkan latihan di pusatkan di Lapangan Ngemplak, dan Lapangan Daleman, Mranggen, Demak.

Untuk Pelatda Sentralisasi sendiri menurut rencana akan tetap digelar di tempat yang sama. Hanya saja, pihaknya tengah mengupayakan untuk menggelar latihan ke luar Kota Semarang guna mengurangi kejenuhan tim.

"Waktunya masih lama, jadi kami akan mencoba untuk membuat program seefisien mungkin tapi tetap effektif secara teknik. Ini pelatih sedang membuat programnya,'' pungkas Edi. (Arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved