Breaking News:

Universitas Ivet Semarang

Universitas Ivet Semarang Sosialisasikan Kebijakan Kemendikbud Riset Program KIP K Tahun 2021

Sukseskan program dari Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Riset dan Tehnologi Republik Indonesia (Kemendikbud Rsitek RI)

IST
Wakil Rektor 3 Unisvet Dr Tri Leksono menyampaikan materi mengenai Kartu Indonesia Pintar Kuliah dalam kegiatan sosialisasi Program KIP K tahun 2021 melalui daring 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menyukseskan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Universitas Ivet sosialisasikan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) kepada para siswa-siswi sekolah menengah atas dari berbagai daerah di Indonesia melalui daring, Kamis (6/5/2021).

Sosialisasi ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat tidak mampu pada pendidikan tinggi yang lebih merata dan berkualitas.

Apalagi di tengah masa pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang kesulitan dalam masalah keuangan.

Wakil Rektor 3 Dr Tri Leksono menjelaskan bahwa KIP-K tahun 2021 ini berbeda yaitu seluruh program studi bisa mendapatkan kuota bantuan KIP-K.

“Tahun 2020 lalu hanya program studi yang terakreditasi B atau A saja. Untuk tahun 2021 ini program studi yang akreditasinya masih C bisa mendapatkan kuota bantuan KIP-K namun besarannya berbeda. Ini menjadi angin segar pasalnya bisa mendongkrak program studi yang akreditasinya masih C untuk mmendapatkan mahasiswa lebih banyak,” ujarnya.

Wakil Rektor 3 menyampaikan bahwa Universitas Ivet memiliki 22 Program Studi yang menjadi pilihan para siswa-siswi untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi.

“Untuk tahun 2021 ini Universitas Ivet mendapat kuota lebih dari 250 mahasiswa penerima Beasiswa Program KIP-K. Kuota tersebut di peroleh darikolaborasi antara Dikti dan anggota dewan. Untuk itu kesempatan ini jangan sampai disia-siakan bisa jadi kuota tersebut bertambah mencapai 400 mahasiswa,” imbuhnya.

Dr Tri Leksono juga menambahkan bahwa sebagian kuota yang ada sudah diambil oleh pondok pesantren.

Wakil Rektor 3 bersama salah satu mahasiswa penerima beasiswa program KIP K tahun 2020 Vina Navila dari prodi Pendidikan Informatika menjelaskan program beasiswa KIP K kepada peserta sosialisasi program KIP K tahun 2021 melalui daring
Wakil Rektor 3 bersama salah satu mahasiswa penerima beasiswa program KIP-K tahun 2020 Vina Navila dari Prodi Pendidikan Informatika menjelaskan program beasiswa KIP K kepada peserta sosialisasi program KIP-K tahun 2021 melalui daring (IST)

“Banyak sekali antusias para peserta yang mengiktui kegiatan sosialisasi program KIP-K. Sebagian dari mereka juga merupakan kepala sekolah dari berbagai SMA/SMK di Indonesaia. Kebanyakan ingin cepat-cepat mendaftarkan para siswa-siswinya yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sebab Universitas Ivet memiliki berbagai macam pilihan program studi baik yang pendidikan maupun non pendidikan,” terangnya.

Wakil Rektor 3 Dr Tri Leksono juga menjelaskan pendaftaran KIP-K sangat mudah namun tentu ada satu persyaratan yaitu memang benar-benar mahasiswa tersebut dari keluarga yang kurang mampu.

“Nanti akan ada seleksi bagi calon mahasiswa penerima beasiswa Program KIP-K jadi tidak semua pendaftar bisa tertampung. Sebab selain diberikan kepada yang membutuhkan juga karena kuota yang terbatas,” Tuturnya.

Salah satu mahasiswa penerima beasiswa program KKIP-K tahun 2020 Vina Navila mahasiswa program studi Pendidikan Informatika menjelaskan bahwa program ini sangat membantu.

“Sudah 2 tahun ini saya mendapatkan bantuan beasiswa program KIP-K. Sangat senang sebab saya bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan keterbatasan biaya dari orang tua. Di program KIP-K ini kita juga mendapatkan biaya hidup yang juga sangat membantu untuk membeli peralatan perkuliahan seperti laptop/gadget sebab saat ini perkuliahan lebih banyak melalui daring,” tuturnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved