Breaking News:

Bupati Kudus HM Hartopo Serahkan Bantuan kepada Puluhan Yatama dan Guru Ngaji

Bupati Kudus HM Hartopo bersama Lazisnu Kab. Kudus, Ketua Lazisnu Gondangmanis, menyerahkan santunan bagi yatim piatu.

Tribun Jateng/Muhammad Yunan Setiawan
Bupati Kudus HM Hartopo. 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo bersama Lazisnu Kab. Kudus, Ketua Lazisnu Gondangmanis, menyerahkan santunan bagi yatim piatu dalam rangka Ramadhan berbagi 1442 H bersama NU ranting Gondangmanis, di Masjid Jami' Al Mujahidin Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Minggu pagi (8/5/2021).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dengann jumlah penerima manfaat bantuan 506 orang yang terdiri dari 91 orang Yatama, 50 orang guru ngaji dan TPQ, 35 orang milal masjid, 250 orang duafa, 50 orang mualaf, dan 30 orang penggali kubur.

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo menyampaikan terimakasihnya serta apresiasi atas kepedulian dari berbagai pihak.

"Atas nama Pemkab Kudus dan pribadi, saya ucapkan banyak terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian dari berbagai pihak, utamanya para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya kepada Lazisnu Kabupaten Kudus," ucapnya.

Pihaknya mengatakan bahwa di era pandemi ini banyak sekali yang terdampak, kepedulian dari berbagai pihak serta donatur ini merupakan upaya membantu pemerintah Kabupaten Kudus dalam menyejahterakan masyarakat di tengah keterbatasan APBD pemkab akibat refokusing anggaran untuk penanganan covid.

"Kegiatan ini merupakan wujud dari upaya membantu pemkab dalam pengentasan kemiskinan serta upaya mensejahterakan masyarakat. Di era pandemi ini banyak sekali yang terdampak, termasuk APBD kita yang terpangkas. 

Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi antara lembaga-lembaga terkait serta para donatur untuk bersama mensejahterakan masyarakat, salah satunya melalui kegiatan yang diadakan Lazisnu cabang Kudus secara serentak diseluruh kabupaten kudus hari ini, semoga bermanfaat," jelasnya. 

Hartopo menjelaskan tentang alasan penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis, pihaknya juga memuji tentang disiplinya penerapan protokol kesehatan yang dijalankan.

"Pagi ini diserahkan secara simbolis karena sebagai salah satu upaya penerapan prokes sesuai anjuran pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk pembatasan kerumunan, Saya juga ucapkan terimakasih dan apresiasi prokes disini bisa dijalankan dengan baik, pertahankan," katanya.

Terakhir, Hartopo berpesan agar selalu waspada terhadap penyebaran covid, pihaknya juga menjelaskan tentang program pemerintah mengenai 3T (testing, tresing,treatment) agar dijalankan dalam mikro zonasi untuk mendukung serta mengaktifkan kembali gerakan jogo tonggo.

"Kita masih berperang melawan covid, oleh karena itu selalu waspada terhadap siapa saja termasuk keluarga yang datang dari perantauan, jangan ragu untuk melapor pada RT/RW setempat agar dapat berkoordinasi dengan puskesmas untuk dilakukan testing. 

Jika memang tidak terindikasi covid, bisa berkumpul dengan keluarga, Namun jika terindikasi maka langkah selanjutnya adalah isolasi. Kami telah menyiapkan ruang isolasi dan pelatan kesehatan sekaligus menjamin kebutuhan mereka secara gratis," tandasnya.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved