Breaking News:

Berita Internasional

Jemaah di Masjid Al Aqsa Palestina Diserang Israel, Qatar: Itu Provokasi Muslim Seluruh Dunia

Aksi brutal Israel menyerang jemaah Masjid Al Aqsa Palestina mendapatkan respons dari negara-negara di Timur Tengah.

Editor: m nur huda
AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI
Kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021. 

Hamas

Pada hari yang sama, Hamas juga mengeluarkan pernyataan untuk memperingatkan Israel tentang potensi dampak dari bentrokan di Temple Mount.

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh mengirim pesan langsung kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kepadanya "jangan bermain-main dengan api."

"Ini adalah perjuangan yang tidak dapat dimenangkan oleh Anda, tentara Anda, polisi Anda, dan seluruh negara. Kami akan mempertahankan Yerusalem apa pun pengorbanan yang harus kami lakukan," ujar Haniyet, yang dikutip dari lapor Ynet.

Sayap militer Hamas juga mengutuk keras Israel atas kekerasan di Yerusalem menurut Ynet News dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Kami memberi hormat orang-orang kuat kami di Yerusalem dan di Masjid Al-Aqsa, serta memberitahu mereka bahwa Komandan (Hamas) Muhammad Daf telah berjanji dan dia tidak akan mengingkari janjinya," kata pihak sayap militer Hamas dallam sebuah pernyataan.

Kepala Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan bahwa dia meminta duta besar Palestina untuk PBB agar mendesak pihak Dewan Keamanan PBB bersidang tentang situasi di Yerusalem, seperti bentrokan di masjid Al-Aqsa dan bentrokan di Sheikh Jarrah, Walla.

UEA

UEA yang menormalisasi hubungan dengan Israel tahun lalu, turut "mengutuk keras" bentrokan di masjid al Aqsa yang berpotensi penggusuran.

Hal itu disampaikan melalui pernyataan Menteri Luar Negeri UEA Khalifa al-Marar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved