Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Promo Bipang Ambawang, Ngabalin: Salahnya di Mana?

Ajakan Jokowi untuk membeli Bipang Ambawang kuliner khas daerah itu ditujukan untuk semua masyarakat yang rindu pada kampung halaman.

Editor: m nur huda
YOUTUBE
Ali Mochtar Ngabalin 

Kemudian, tak ada yang salah dengan pernyataan Jokowi soal kuliner Bipang Ambawang.

Sehingga, pihak istana tak perlu memberi filter atas pernyataan Jokowi tersebut.

"Kalau dilihat dari orang mulai berlibur, kan bukan orang Islam yang hanya menggunakan waktu liburnya."

"Yang mudik ini bukan hanya orang Islam," papar Ngabalin.

"Tidak ada yang perlu difilter, pernyataan itu tidak ada yang salah, salahnya di mana?" tanya dia.

Mendag Minta Maaf

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi meminta maaf bila ajakan promosi Jokowi tersebut menyebabkan kesalahpahaman.

"Meskipun demikian kami dari Kemendag selaku penanggungjawab dari acara tersebut, sekali lagi memastikan tidak ada maksud apapun dari pernyataan bapak presiden, kami mohon maaf sebesar-besarnya bila terjadi kesalahpahaman," ujarnya dalam Youtube Kementerian Perdagangan, Sabtu (8/5/2021), seperti diberitakan Tribunnews.com sebelumnya.

Ia mengatakan, niat dari pemerintah seperti yang disampaikan Jokowi agar masyarakat bangga terhadap produksi dalam negeri termasuk kuliner khas daerah, dan menghargai keberagaman bangsa Indonesia.

"Pernyataan bapak presiden tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam suku agama dan budaya, yang memiliki kekayaan kuliner nusantara dari berbagai daerah, setiap makanan memiliki kekhasan, dan menjadi makanan favorit lokal," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved