Breaking News:

Pemkab Batang Pastikan Stok Pangan dan Elpiji Aman

Disperindagkop dan UKM Batang memastikan stok pangan, elpiji dan bahan bakar jelang lebaran di Batang aman dan bisa bertahan hingga lebaran. 

Tribun Jateng/ Dina Indriani
Tim Gabungan saat melakukan pemeriksaan kelayakan pangan di minimarket di Kecamatan Batang. 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Disperindagkop dan UKM Batang memastikan stok pangan, elpiji dan bahan bakar jelang lebaran di Batang aman dan bisa bertahan hingga lebaran. 

"Alhamdulillah hingga pasca lebaran nanti stok bahan pangan dan elpiji serta bahan bakar masih aman," tutur Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto, Minggu (9/5/2021).

Dikatakan Subiyanto, untuk elpiji tiga kilogram pihaknya juga sudah meminta tambahan pasokan sebagai upaya antisipasi. 

"Karena banyak UMKM baru yang menggunakan elpiji dan menjaga lonjakan pemakaian pasca lebaran, biasanya karena ada hajatan maka kami miminta tambahan pasokan," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk ketersediaan beberapa kebutuhan pokok masyarakat di Batang per 30 April masih terbilang aman. 

Seperti beras masih ada sekitar 2.780 Ton, kedelai 25 Ton, cabe 16,50 Ton, bawang merah 25 Ton, gula pasir 95 Ton, Minyak goreng 300 Liter, tepung terigu 36 Ton, telur 84.50 Ton, daging ayam 49,50 Ton, daging sapi 24,40 Ton, dan ikan 30 Ton. 

Sementara untuk Kuota lpg 3 kg tahun 2021 ini sebanyak 6.894.333  tabung sedangkan realisasi sampai tanggal 6 April 2021  1.831.640 tabung sehingga stok untuk tahun ini masih ada sekitar 5.062.693 tabung. 

"Jadi data ini per 30 April dan kami prediksikan stok masih aman hingga akhir Mei atau pasca lebaran, Insyaallah masih mencukupi kebutuhan masyarakat," ujarnya.. 

Dia menambahkan hingga saat ini terkait dengan harga kebutuhan pokok belum ada lonjakan yang siginifikan. 

Meski begitu ia tidak menampik peluang kenaikkan harga, khususnya mulai H-2 jelang lebaran. 

"Sampai saat ini harga bahan pokok masih terbilang aman bahkan cabe yang kemarin sempat naik sekarang sudah mulai turun, biasanya kalau pasar kembang gitu harga bisa saja naik tapi yang terpenting masyarakat jangan panic buying, belanja yang wajar sesuai kebutuhan sehingga bisa membantu stabilitas harga kebutuhan," pungkasnya.

Penulis: dina indriani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved