Breaking News:

Berita Pekalongan

ACT Pekalongan Salurkan Bantuan di Keluarga Sertu Kom Achmad Faisal

Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali membuat warga Indonesia turut berduka.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Istimewa
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pekalongan memberikan bantuan kepada keluarga korban tenggelamnya KRI Nanggala 402. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali dan menyebabkan gugurnya 53 awak kapal yang bertugas, membuat warga Indonesia turut berduka.

Organisasi kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) P

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pekalongan memberikan bantuan kepada keluarga korban tenggelamnya KRI Nanggala 402.
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pekalongan memberikan bantuan kepada keluarga korban tenggelamnya KRI Nanggala 402. (Istimewa)

ekalongan memberikan bantuan kepada keluarga Sertu Kom Achmad Faisal yang beralamat di Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

"Kami semua turut berduka atas kejadian tersebut. Bantuan yang diberikan oleh ACT berupa 99 kg beras wakaf dan 45 dus karton air minum wakaf," ujar Aditya, tim Program ACT Pekalongan, Senin (10/5/2021).

Selain mengucapkan belasungkawa, ACT juga akan bantuan pendidikan ke anak-anak kru KRI Nanggala 402.

Sertu Kom Achmad Faizal sendiri merupakan anak kedua dari Mujiono (52) dan Tuliyah (58). Ia sudah mengabdi di angkatan laut selama sekitar 10 tahun lamanya.

Sementara itu, istri dan anak Achmad Faizal yang barusia 1,5 tahun saat ini tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur.

"Dua hari yang lalu kami mengunjungi mereka ke Sidoarjo dan memberikan semangat," kata Tuliyah.

Tuliyah mengungkapkan, sebelum bertugas untuk terakhir kalinya, anaknya (Faizal) sempat berpamitan kepada adiknya yang tengah berkuliah di Jakarta.

"Seumur-umur belum pernah pamit, tapi saat itu dia pamit ke adiknya," imbuhnya.

Keluarga Sertu Kom Achmad Faizal yang berada di Pekalongan mengetahui kabar gugur anaknya dari sang adik. 

Faizal sendiri memiliki 1 kakak dan 5 adik. Keluarga menuturkan bahwa setiap tahunnya anaknya selalu menyempatkan untuk pulang ke kampung halaman.

"Faizal pulang ke Pekalongan itu pada 15 Februari yang lalu," ucapnya.

Terhadap bantuan dari ACT ini, Tuliyah mengungkapkan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan.

"Atas bantuan dukungan dan doa, kami ucapkan terimakasih. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan berkah untuk semua," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved