Breaking News:

Berita Regional

Lapas Merauke Geger Isu Santet, 2 Napi Tewas Dikeroyok karena Dicurigai Punya Ilmu Hitam

Tapi banyak warga binaan kami yang memiliki kepercayaan-kepercayaan memaknai kematian ini fenomena ilmu hitam,"

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Sejumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Merauke meninggal sejak Maret hingga Mei 2021. 

"Sesuai surat keterangan dari petugas kesehatan Lapas, yang meninggal dunia itu ada karena usus buntu, sesak napas, asam lambung, gangguan jantung," ujar Plh Kepala Lapas Klas II B Merauke, Adhi Nugroho Utomo.

Sebagian warga binaan tak percaya meski hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa mereka meningggal karena punya riwayat penyakit.

Baca juga: Inilah Sosok Istri Kedua dan Ketiga Almarhum Ustaz Jefri Al Buchori Uje Saat Ditemui Umi Pipik

Baca juga: 5 Berita Populer: Drama Cinta Segiempat di Balik Sate Sianida hingga Pemudik Nekat Tabrak Polisi

Baca juga: Inilah Sosok AAD Bocah 16 Tahun Sopir VW Kuning Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Prambanan Klaten

Baca juga: Pengemis Tangan Buntung Sebulan Kumpulkan Uang Rp 18 Juta, Motor Lempar Beli Baru

Mereka menuding, kematian tersebut disebabkan oleh ilmu hitam.

Para warga binaan beranggapan, kasus seperti itu tak pernah terjadi sebelumnya.

"Karena meninggalnya beberapa orang ini baru terjadi di Lapas Merauke di situasi pandemi ini.

Tapi banyak warga binaan kami yang memiliki kepercayaan-kepercayaan memaknai kematian ini fenomena ilmu hitam," tuturnya saat dihungi Kompas.com, Minggu (9/5/2021) dini hari.

Dua napi dikeroyok
  

Ada dua nama narapidana (napi) yang dicurigai punya kemampuan menyantet, yakni Melianus Gebze dan Sebastian Basik-Basik.

Isu tersebut kian kencang berembus usai kematian salah seorang warga binaan.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved