Breaking News:

Berita Kendal

PC NU Kendal Jaring 10 Anak Yatim Dapatkan Pendidian Gratis Berbasis Pesantren

PC NU Kendal berhasil mendirikan Panti Asuhan dan Majlis Ta'lim Nahdlatul Ulama di Desa Tegorejo.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Peresmian Panti Asuhan dan Majlis Ta'lim Nahdlatul Ulama di Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Minggu (9/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kendal berhasil mendirikan Panti Asuhan dan Majlis Ta'lim Nahdlatul Ulama di Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon di penghujung Ramadan 1442 H. Bangunan di tengah kampung yang dibangun selama 2 bulan ini diharapkan menjadi tempat berteduh dan belajar para anak yatim di wilayah Kabupaten Kendal.

Ketua PC NU Care Lazisnu Kendal sekaligus Ketua tim pembangunan, Khusnul Huda mengatakan, target awal bakal menjaring 10 anak yatim atau yatim piatu di sekitarnya. Mereka akan dibina, dibimbing, disekolahkan secara gratis selama menjadi anak asuh panti. Tak hanya itu, khusus di panti asuhan binaan PC NU ini, anak yatim akan diberikan pendidikan berbasis pesantren sehingga nantinya, memiliki kemampuan disiplin ilmu dalam bidang kajian agama Islam yang mumpuni.

"Jadi, selain dididik untuk mendapatkan pendidikan umum di sekolah formal, anak yatim yang tinggal di panti asuhan ini juga akan mendapatkan pengetahuan keIslaman melalui kajian kitab kuning. Makanya panti asuhan berbasis pesantren," terangnya, Minggu (9/5/2021).

Diketahui, bangunan panti asuhan PCNU Kendal dibangun dengan mengahabiskan dana Rp 230 juta. Selain bermitra dengan BPR Nusamba Cepiring, banyak pihak yang mengulurkan bantuan cuma-cuma dalam bentuk sumbangan material bangunan hingga dana tambahan. 

Kini, panti asuhan dan majlis ta'lim ini memiliki 4 kamar dengan dua pengasuh tahfidz. Rencananya, pembelajaran di panti ini akan dimulai selepas Lebaran Idulfitri untuk mencetak generasi penghafal Al Quran. 

Ketua PCNU Kendal, Kiyai Danial Royyan mengatakan, pendirian lembaga pendidikan sekaligus pengasuhan dalam bentuk panti asuhan berbasis pesantren ini sebagai ikhtiar NU untuk masyarakat. 

Ia berharap, NU akan terus bersinergi dengan semua pihak dalam membangun kerukunan masyarakat. Ia juga meminta agar masyarakat NU tetap mematuhi protokol kesehatan saat mengikuti salat Idulfitri dan membayar zakat sesuai aturan mainnya. 

"Berkembangnya NU di tengah masyarakat, semoga mendapat rido dari Allah SWT. Kami berusaha menyenangkan warga NU, membuatnya gembira dengan saling berangkulan untuk satu sama lain," tuturnya. 

Direktur Utama BPR Nusamba Cepiring, Bambang Susanto berharap, berdirinya bangunan panti ini segera dimanfaatkan sebagaimana fungsinya. Sehingga, para anak yatim piatu segera mendapatkan fasilitas pendidikan yang mumpuni di bawah asuhan PC NU. 

"Awalnya rumah ini belum terwujud sama sekali, dan bisa dijadikan panti asuhan. Perjuangannya betul terasa dalam mendapatkan keberkahan. Kami terimakasih karena sudah dilibatkan dalam pembangunan untuk menyejahterakan rakyat dan membantu bagi anak-anak yang kurang mampu," terang Bambang. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved