Breaking News:

Pemkab Pekalongan Bolehkan Salat Ied, Open House Pejabat Dilarang

Pemkab Pekalongan perbolehkan salat idulfitri namun dilarang melakukan open house.

TRIBUN JATENG/WILUJENG PUSPITA DEWI
Suasana salat ied. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah dilarang mengadakan open house dan acara kegiatan yang mengundang kerumunan banyak orang.

"Halal bihalal dan open house bagi pejabat tidak boleh. Biasanya, di rumah dinas bupati setelah salat Ied open house. Namun tahun ini, tidak ada open house," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Senin (10/5/2021).

Kemudian, untuk salat Idul Fitri tetap diperbolehkan namun dengan menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Tapi kalau masuk wilayah PPKM apalagi zona merah, tentu nanti dari tim satgas Covid-19 akan diterjunkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Pihaknya juga mengaku prihatin dengan keadaan di lapangan.

Pasar dan jalanan semakin ramai dengan kerumunan orang, bahkan sebagian masyarakat tidak menggunakan masker.

"Di jalan-jalan, pasar sudah ramai dan masyarakat juga sudah tidak menggunakan masker. Saya meminta dengan hormat ayo lindungi diri sendiri dan keluarga. Kalau berpergian tetap memakai masker dan jangan sampai longgar," imbuhnya.

Bupati Asip mengimbau kepada masyarakat untuk taat pada aturan dan imbauan pemerintah seperti tidak mudik ke kampung halaman.

"Anjuran tersebut dibuat demi kebaikan masyarakat di masa pandemi Covid-19," tambahnya. 

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved