Breaking News:

Berita Pemalang

Setiap Puskesmas di Pemalang Dapat 7 Ribu Alat Swab Mustofa: Bisa Dimanfaatkan Masyarakat, Gratis

Setiap kecamatan di Kabupaten Pemalang mendapat bantun ribuan alat swab antigen dari pemerintah pusat

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Pemudik dari arah Jawa Barat ke Jateng, mengikuti tes usap, yang digelar di perbatasan Tegal-Pemalang, tepatnya di depan Tugu Kepiting, Jalur Lingkar Utara Pemalang, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Setiap kecamatan di Kabupaten Pemalang mendapat bantun ribuan alat swab antigen dari pemerintah pusat.

Ribuan alat swab antigen itu dikhususkan untuk masyarakat umum dan pemudik secara gratis. 

Dijelaskan Kepala Dinkes Kabupaten Pemalang, Sholahudin, total bantuan alat swab antigen untuk setiap puskesmas mencapai 7 ribu. 

"Selain untuk masyarakat di sekitar Puskesmas, ribuan alat swab antigen juga dialokasikan untuk pos pengamanan Covid-19," jelasnya, Senin (10/5/2021).

Dilanjutkannya, untuk Puskesmas yang memiliki layanan rawat inap juga diberikan kuota tambahan alat swab antigen

"Seperti di Puskesmas Randudongkal, dan Watukumpul mendapat 8 ribu alat swab antigen," ujarnya. 

Menurutya, tak hanya Puskesmas yang mendapat bantuan alat swab antigen, namun Polres Pemalang juga mandapatkan alokasi alat swab antigen

"Untuk Polres juga dapat, dan sudah didistribusikan guna mendukung Ops Ketupat Candi di tengah pemberlakuan larangan mudik," paparnya. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Randudongkal, Mustofa, menuturkan, bantuan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat umum. 

"Tidak hanya untuk pemudik, namun bisa juga untuk ibu hamil, keluarga yang malakukan kontak dengan orang positif Covid-19. Pasien Puskesmas yang akan dirujuk ke rumah sakit," jelasnya. 

Ia menambahkan, pelaku perjalanan, instansi pendidikan yang menggelar Pembelajaran Tatap Muka, serta pemudik bisa memanfaatkan adanya bantuan itu. 

"Dengan adanya bantuan, masyarakat bisa mengikuti tes swab antigen secara gratis, untuk memeriksa terindikasi Covid-19 atau tidak, terutama di tengah larangan mudik," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved