Breaking News:

Perjuangan Bupati Wihaji Gagas TOD, Hingga Menjadi KIT Batang 

Bupati Batang Wihaji telah mengeluarkan ide gagasan rest area dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).

Istimewa
Bupati Batang Wihaji, saat penandatangan MoU pemanfaatan lahan Pemkab dengan PT PN IX di Aula Kantor Bupati Batang, Senin (10/5/2021). 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Sebelum menjadi Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Bupati Batang Wihaji telah mengeluarkan ide gagasan rest area dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).

Dengan memanfaatkan lahan PT Perkebunan Nusantara IX, TOD rencananya akan berlokasi di jalan tol Batang-Semarang tepatnya di KM 369.

Namun seiring berjalannya waktu, gagasan tersebut ternyata mengalami kegagalan.

Tidak sedikit pula kementerian bahkan lembaga pemerintahan tidak menggubris konsep TOD yang diinisiasi Wihaji

Tanpa putus asa demi memperjuangkan konsep TOD, Wihaji pun menghadap Presiden Joko Widodo agar mendapatkan dukungan, itu dilakukan jauh sebelum KIT B menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). 

"Perlu diketahui sejarahnya ya, pada awalnya 3 tahun yang lalu hanya kerjasama pemanfaatan lahan sebelum ada kawasan Industri. 

Saya berjuang keras dan sempat gagal yang kemudian konsep TOD berubah jadi KIT B hingga keluarlah Perpres 109 tentang PSN ," tutur Bupati Batang Wihaji, usai penandatangan MoU pemanfaatan lahan Pemkab dengan PT PN IX di Aula Kantor Bupati Batang, Senin (10/5/2021).

Ia pun menjelaskan, dulu kerjasama pemanfaatan lahan hanya 150 hektar , namun setelah berubah menjadi KIT B luasannya sekarang menjadi 4.300 hektar. 

"150 hektar ada didalamnya 4.300 hektar, oleh karena itu, kita tindaklanjuti dengan memperpanjang MoU yang  secara substansi TOD tetap masuk dalam KIT B.

Halaman
12
Penulis: dina indriani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved